Lingkungan Keluarga Jadi Kunci Pencegahan Narkoba

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Psikolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Novi Poespita Candra menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (4/11), Novi menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk nilai, sikap, serta kebiasaan seseorang sejak dini.

- Advertisement -

Ia menekankan pentingnya pendidikan mengenai bahaya narkoba diberikan sejak masa kanak-kanak melalui contoh dan komunikasi di rumah.

“Edukasi apapun yang baik, termasuk soal bahaya narkoba, seyogyanya dimulai sejak dini. Lingkungan keluarga adalah tempat paling utama belajar apa saja termasuk persepsi dan sikap terhadap obat obatan atau narkoba,” kata Novi ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa.

Novi menambahkan, relasi dalam keluarga atau pasangan juga dapat memengaruhi risiko penyalahgunaan narkoba.

- Advertisement -

Hubungan yang hangat dan terbuka dapat menjadi pelindung, sementara relasi yang dipenuhi konflik justru berpotensi menjadi pemicu.

Untuk mencegah hal tersebut, ia menyarankan agar keluarga membangun aktivitas positif bersama, seperti berolahraga, beribadah, rekreasi, atau kegiatan sosial.

Aktivitas semacam itu, kata Novi, dapat memperkuat ikatan emosional sekaligus memunculkan hormon kebahagiaan seperti dopamin, oksitosin, serotonin, dan endorfin.

“Hubungan yang hangat dan terbuka justru bisa menjadi pelindung, sementara relasi yang penuh konflik dapat menjadi pemicu penggunaan,” jelasnya.

“Jika keluarga bisa menghadirkan rasa hangat, kasih sayang, dan kebersamaan, maka anggota keluarga tidak akan mencari kebahagiaan dari narkoba. Mereka sudah menemukannya dalam dirinya dan keluarganya,” pungkas Novi.

Pernyataan Novi disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus penyalahgunaan narkoba, menyusul penangkapan musisi dan aktor Onadio Leonardo oleh Polres Metro Jakarta Barat pada akhir Oktober 2025.

Mantan vokalis Killing Me Inside itu diamankan bersama istrinya, Beby Prisillia, yang turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Soleman B. Ponto: Peradilan Militer Tak Bisa Disamakan dengan Sipil

JCCNetwork.id-Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI 2011–2013, Soleman B. Ponto, menegaskan bahwa karakter tegas dalam sistem peradilan militer merupakan konsekuensi dari tuntutan disiplin...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER