Kemenko Pangan Siapkan 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG pada 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), resmi ditunjuk sebagai Ketua Tim Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang baru diterimanya sekitar lima hari lalu. Penugasan ini memperkuat posisi Kemenko Pangan sebagai lembaga utama dalam memastikan pelaksanaan program nasional tersebut berjalan lintas kementerian hingga tingkat daerah.

Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Zulhas dalam acara Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan yang digelar di kantor Kemenko Pangan, Selasa (21/10/2025).

- Advertisement -

“Saya baru terima Keppres lima hari yang lalu sebagai ketua tim untuk melakukan koordinasi antarinstasi pemerintahan pusat sampai daerah,” ungkapnya dalam acara Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan yang digelar di Kemenko Pangan pada Selasa (21/10/2025).

Zulhas menjelaskan, struktur pelaksanaan Program MBG akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga lintas sektor. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga pada sistem pengawasan dan evaluasi berkelanjutan agar tepat sasaran.

Menurutnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memegang peran sentral dalam fungsi pengawasan di lapangan.

- Advertisement -

“Pengawasan tentu nanti yang punya kaki sampai ke desa. Itu Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. Punya gubernur, punya bupati, punya wali kota, punya camar, sampai punya desa. Itu pengawasan,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan teknisnya, Puskesmas dan Dinas Kesehatan daerah akan menjadi ujung tombak pemantauan dan evaluasi program. Zulhas menyebut bahwa pelaksanaan di lapangan akan dipimpin oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik, yang bertanggung jawab atas implementasi langsung.

“Puskesmas, Dinas Kesehatan, bisa secara rutin melakukan evaluasi, dipimpin langsung nanti pelaksananya Ibu Nanik. Tata kelolanya harus diperbaiki,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zulhas menargetkan agar perbaikan tata kelola dan koordinasi lintas sektor dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, program Makan Bergizi Gratis bisa menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada Maret 2026.

“Agar tata kelolanya juga melakukan perbaikan-perbaikan sehingga diperkirakan tahun 2026 Maret itu kita sudah bisa mencapai 82,9 juta dengan resiko dengan harapan tidak ada resiko satu orang pun. Insyaallah. Mohon doanya,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Jagakarsa Tewaskan Satu Orang

JCCNetwork.id- Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER