Eri Cahyadi Dukung Polisi Usut Tuntas Pesta Gay di Surabaya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk menindak segala bentuk perilaku menyimpang di wilayahnya, termasuk pesta gay yang baru-baru ini diungkap oleh Polrestabes Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat kepolisian dalam mengusut tuntas kasus tersebut, yang dinilainya bertentangan dengan norma agama dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Eri menyebut, Surabaya sebagai kota religius harus dijaga dari perilaku yang dapat merusak moral masyarakat. Ia menilai kegiatan pesta gay di salah satu hotel mewah itu tidak hanya mencoreng nama baik kota, tetapi juga berpotensi menular secara sosial jika tidak segera ditindak.

- Advertisement -

“Jelas yang pertama ini melanggar syariat, agama apa pun melarang. Kedua, dasar hukum di negara ini juga melarang. Maka harus kita lawan dan menjaga Surabaya bersama-sama,” ujar Eri Cahyadi, Selasa (21/10/2025).

Selain mendukung penegakan hukum, Eri menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan penguatan nilai moral di kalangan generasi muda. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini agar anak-anak tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang akibat pengaruh lingkungan atau media sosial.

Pemkot Surabaya, kata Eri, telah menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat program pembinaan siswa di tingkat SMA. Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut serta menciptakan lingkungan yang aman, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

- Advertisement -

“Untuk yang SMA nanti kita akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jatim. Intinya, kita jaga Surabaya bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, pengungkapan pesta gay tersebut dilakukan Polrestabes Surabaya pada Minggu dini hari (19/10/2025) di sebuah hotel berbintang di kawasan pusat kota. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan 34 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan seks sesama jenis. Seluruhnya langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menyebut, penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi dari satuan Samapta yang mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di lokasi. Penindakan kemudian dilakukan bersama Unit Reskrim Polsek Wonokromo untuk memastikan keamanan dan menertibkan area hotel.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus ini juga menjadi perhatian publik mengingat meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aktivitas yang dianggap bertentangan dengan nilai sosial dan budaya lokal.

Eri Cahyadi menegaskan, pemerintah kota tidak akan tinggal diam dan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Soetta Perketat Pengawasan Virus Hanta

JCCNetwork.id- Pengawasan kesehatan di Bandara Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperketat menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus Hanta dari luar negeri. Langkah antisipasi dilakukan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER