JCCNetwork.id- Timnas Indonesia resmi memanggil Adrian Wibowo sebagai pemain ke-30 untuk laga FIFA Matchday September 2025. Pemanggilan ini menjadi sorotan publik karena Adrian merupakan pemain diaspora yang saat ini masih tercatat sebagai penggawa Los Angeles FC (LAFC).
Informasi mengenai pemanggilan Adrian diumumkan langsung oleh akun resmi LAFC pada Rabu (3/9/2025) dini hari WIB. Klub Major League Soccer (MLS) itu menegaskan bahwa sang pemain muda akan bergabung dengan skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert.
Adrian Wibowo lahir di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 17 Januari 2006. Berusia 19 tahun, ia menempati posisi sayap serang dan memiliki postur 182 sentimeter. Adrian dikenal sebagai produk asli akademi LAFC, setelah bergabung pada 2018 ketika berusia 12 tahun usai mengenyam pendidikan sepak bola di Total FA.
Perjalanan kariernya berkembang pesat. Lima tahun ditempa di akademi, ia promosi ke tim cadangan LAFC pada 2023. Setahun kemudian, Adrian berhasil menembus skuad utama klub asal California tersebut.
Nama Adrian sempat mencuat pada 2022 ketika ia dipanggil membela Timnas Amerika Serikat U-17. Dalam tiga pertandingan, ia mencatatkan satu gol. Namun, identitasnya sebagai pemain keturunan Indonesia membuat warganet Tanah Air menaruh harapan besar agar ia bisa memperkuat Timnas Merah Putih.
Adrian disebut memiliki garis keturunan dari sang ayah yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Publik Indonesia pun ramai mendesak PSSI agar segera menaturalisasi pemain muda ini. Bahkan, ketika federasi menyatakan rencana naturalisasi penyerang pada tahun lalu, Adrian langsung dikaitkan dengan wacana tersebut.
Meski begitu, hingga kini Adrian Wibowo masih memegang paspor Amerika Serikat dan belum menjalani proses naturalisasi. Pemanggilannya oleh Patrick Kluivert diharapkan menjadi langkah awal agar sang pemain bisa memberikan komitmen penuh untuk Timnas Indonesia.
Dengan tambahan Adrian, skuad Garuda kini diperkuat 30 pemain yang diproyeksikan tampil dalam laga FIFA Matchday September 2025.



