399 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal, Anak Korban Kebakaran Tambora Diliburkan Sekolah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id –Sebanyak 86 rumah warga ludes dilahap si jago merah dalam peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk RW 02, Jalan Duri Utara 2, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (21/7/2025).

Akibat kebakaran tersebut, 399 jiwa dari 130 keluarga kehilangan tempat tinggal. Mereka terpaksa mengungsi dan tinggal di tenda-tenda darurat maupun di rumah sanak saudara.

- Advertisement -

Berdasarkan pantauan pada Selasa (22/7/2025) pukul 06.00 WIB, dua tenda besar telah didirikan oleh BPBD DKI Jakarta di sekitar lokasi kebakaran. Namun, tenda tersebut masih dalam kondisi minim fasilitas. Para pengungsi terpaksa tidur beralaskan terpal tanpa kasur maupun bantal, hanya dengan perlengkapan seadanya.

Selain mengandalkan tenda darurat, sebagian warga memilih mengungsi ke Balai Warga Kelurahan Duri Utara, dan lainnya sementara tinggal di kediaman kerabat.

Salah satu korban, Helen (39), warga RT 13 RW 02, mengaku seluruh harta bendanya hangus terbakar. Kini, ia bersama suami dan anaknya tinggal di tenda pengungsian.
“Rumah sudah ludes terbakar. Alhamdulillah, surat-surat berharga masih bisa diselamatkan. Kami mengungsi di sini,” ungkap Helen saat ditemui di lokasi.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Helen mengeluhkan kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi, terutama perlengkapan belajar untuk anaknya yang masih duduk di kelas 3 SD. Ia mengatakan seluruh seragam, buku pelajaran, sepatu, hingga alat tulis ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

“Baru kemarin beli seragam dan buku seharga Rp 800.000. Semuanya terbakar. Kami sangat butuh bantuan untuk anak-anak sekolah,” katanya.

Akibat peristiwa ini, seluruh anak korban kebakaran untuk sementara diliburkan dari kegiatan belajar mengajar, mengingat kondisi tempat tinggal dan perlengkapan belajar mereka yang tidak memadai. Jadwal kembali sekolah belum dapat dipastikan.

Pemerintah dan berbagai pihak diharapkan segera turun tangan memberikan bantuan logistik, tempat tinggal layak, serta dukungan pendidikan darurat agar para pengungsi, terutama anak-anak, tidak kehilangan hak dasarnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KAI Pastikan Perjalanan KA Malang Kembali Normal

JCCNetwork.id- Operasional perjalanan kereta api dari Stasiun Malang kembali berjalan normal setelah sempat terganggu akibat insiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Bekasi Timur. PT...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER