PSSI Kaji Ulang Aturan Pemain Asing

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-PSSI melalui Pelaksana Tugas Direktur Teknik, Indra Sjafri, saat ini masih menelaah rencana perubahan regulasi terkait pemain asing dan pemain U-23 di kompetisi Liga 1. Indra menegaskan, pihaknya tak mau gegabah dan membutuhkan kajian teknis yang komprehensif sebelum mengeluarkan sikap resmi.

“Ini kan wacana baru. Saya harus pelajari secara detail dulu. Nantinya akan kita diskusikan dalam forum Departemen Teknik untuk menilai apa saja manfaatnya,” ujar Indra di Jakarta.

- Advertisement -

Wacana yang dimaksud yakni soal kemungkinan klub Liga 1 mendaftarkan hingga 11 pemain asing, serta mengizinkan delapan pemain asing tampil sekaligus di lapangan. Menurut Indra, format serupa memang sudah diterapkan di beberapa liga luar seperti Arab Saudi. Namun Indonesia, kata dia, tidak bisa serta-merta meniru tanpa mempertimbangkan kondisi sendiri.
“Aturan dari AFC juga tidak selalu wajib kita salin bulat-bulat. Kalau Liga nanti ambil skema itu, pasti ada konsekuensi positif maupun negatif. Kita harus benar-benar hitung dampaknya,” jelasnya.

Menanggapi keberatan yang sebelumnya disuarakan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Indra menyarankan agar protes disampaikan langsung ke federasi.

“Kalau ada pihak yang tidak sepakat, lebih baik ajukan saja keberatan itu lewat mekanisme resmi ke PSSI. Tidak usah jadi polemik di luar. Saya juga belum akan berkomentar jauh karena belum mempelajari secara menyeluruh,” tegasnya.

- Advertisement -

Di sisi lain, Indra membantah tudingan publik yang menyebut kompetisi sepak bola dalam negeri minim. Ia menegaskan Indonesia saat ini memiliki piramida kompetisi lengkap, dari Liga 1 sampai Liga 4, yang sedang dibenahi secara bertahap.
“Kita sudah punya Liga 1, Liga 2, Liga 3, bahkan Liga 4. Kalau tidak masuk Liga 1, masih ada jenjang di bawahnya. Semua ini sedang ditata lebih baik,” tutur mantan pelatih timnas U-20 itu.

Ia juga membeberkan bahwa PT LIB kini bahkan dibantu pakar kompetisi dari Jepang untuk memperbaiki kualitas liga domestik. “Kualitas butuh waktu. Sekarang prosesnya sedang berjalan, dengan dukungan ahli dari Jepang. Ini langkah positif yang seharusnya kita sambut baik,” katanya.

Menutup pernyataannya, Indra menyampaikan dukungan penuh kepada Frank van Kempen yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih timnas U-20 Indonesia. Ia mengingatkan agar publik tidak buru-buru menilai pelatih sebelum mereka benar-benar memulai tugasnya.

“Jangan biasakan menilai seseorang sebelum dia bekerja. Saya mendukung penuh semua pelatih timnas, dari Coach Patrick, Coach Gerald, Coach Nova, sampai Coach Frank,” tandas Indra.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dua Pria Bertikai di KRL, Berakhir Damai Usai Dimediasi Petugas

JCCNetwork.id- Insiden keributan antara dua penumpang terjadi di dalam rangkaian KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor dan menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER