Polemik Dugaan Penganiayaan Santri Ponpes Ora Aji

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sebuah kasus dugaan penganiayaan terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji milik pendakwah Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman. Sebanyak 13 orang yang terdiri dari 9 orang dewasa dan 4 orang anak di bawah umur diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang santri berinisial KDR (23).

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada 15 Februari 2025 dan telah dilaporkan ke polisi sehari setelahnya, tepatnya pada 16 Februari 2025. Laporan itu tercatat dengan nomor STTLP/22/II/2025/SEK KLS/POLRESTA SLM/POLDA DIY. Awalnya ditangani oleh Polsek Kalasan, kini kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polresta Sleman.

- Advertisement -

Menurut keterangan keluarga korban, tindakan kekerasan yang diterima KDR bermula dari tuduhan bahwa dirinya mencuri uang sebesar Rp 700.000, hasil penjualan air galon. Mereka berharap proses hukum dapat ditegakkan dan para pelaku segera mendapatkan sanksi yang sesuai.

Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo membenarkan adanya laporan itu serta penetapan tersangka. Dari hasil pemeriksaan, Edy mengungkap adanya tudingan pelapor melakukan pencurian beberapa kali di dalam pondok.

“Awal mulanya hasil pemeriksaan si korban ini itu diduga melakukan berapa kali melakukan pencurian di dalam pondok itu. Nah sesama anak santri karena berapa kali pernah ketangkap dan yang terakhir itu pas ketangkep lagi, kemudian dilakukan seperti interogasi gitu,” katanya dikutip.

- Advertisement -

 

Di sisi lain, tim kuasa hukum Yayasan Ponpes Ora Aji, Adi Susanto, membantah tuduhan bahwa penganiayaan tersebut dilakukan secara sadis. Menurutnya, kontak fisik yang dilakukan hanya sebatas memberikan pelajaran moral dan terjadi spontan dalam konteks pertemanan sesama santri. Ia juga menyebut bahwa tudingan korban diikat, dicambuk selang, dan disetrum adalah terlalu didramatisasi.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Dalami Dugaan Suap Proyek di Muara Enim

JCCNetwork.id- Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, Edison, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Selasa (9/6/2026), setelah terjaring dalam operasi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER