JCCNetwork.id- Hujan lebat yang mengguyur Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, pada Senin (21/4) siang menyebabkan banjir merendam sedikitnya 450 rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan banjir terjadi di sejumlah kawasan dataran rendah dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 70 sentimeter.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pangkalpinang, Nur Ikhsan, menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama satu setengah jam, dari pukul 13.00 hingga 14.30 WIB, menyebabkan air meluap ke permukiman warga dan sejumlah ruas jalan utama.
“Hujan lebat Senin kemarin mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir,” kata personel BPBD Kota Pangkalpinang Nur Ikhsan di Pangkalpinang, Selasa (22/4).
Kondisi tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah kawasan, termasuk Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Depati Hamzah. Petugas BPBD bersama aparat kepolisian turun langsung ke lapangan untuk membantu mengatur lalu lintas dan memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak.
Menurut BPBD, hingga Selasa pagi, banjir di sebagian besar wilayah sudah mulai surut. Namun, lumpur dan sisa material banjir masih menggenangi halaman dan dalam rumah warga.
“Kondisi terakhir, banjir sudah surut dan warga korban banjir mulai membersihkan rumah dari lumpur,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih memantau perkembangan cuaca dan siaga apabila terjadi potensi hujan susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan dataran rendah.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kelurahan, RT dan RW untuk mendata korban banjir ini, agar data yang diperoleh sesuai kondisi riil di lapangan,” katanya.
Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material masih dalam proses pendataan. Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui BPBD berjanji akan segera mengoordinasikan bantuan logistik dan pemulihan pascabencana kepada warga yang terdampak.



