JCCNetwork.Id – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan dukungannya terhadap rencana pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Hal ini disampaikan Jokowi saat ditemui di kediaman pribadinya.
“Sangat bagus. Bagus untuk negara sebesar Indonesia ini berangkulan,” ujarnya.
Jokowi menilai, pertemuan dua tokoh besar tersebut akan memberikan dampak positif bagi stabilitas politik di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa stabilitas politik menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan nasional.
“Persatuan akan memberikan sebuah kekuatan yang baik dalam rangka pembangunan nasional kita. Karena stabilitas politik akan mempengaruhi bidang ekonomi,” imbuhnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan tersebut mengubah peta politik, termasuk potensi menghilangkan oposisi di pemerintahan, Jokowi memilih menekankan manfaat yang dapat diperoleh dari pertemuan tersebut.
“(Kalau ndak ada oposisi bagaimana?) Wong pertemuannya seperti yang saya sampaikan, kebaikannya kalau ada pertemuan,” katanya.
Sebelumnya, pertemuan antara Megawati dan Prabowo Subianto diperkirakan akan berlangsung sebelum Kongres PDI Perjuangan pada April 2025. Sejumlah pengamat politik melihat bahwa pertemuan ini memiliki kepentingan strategis bagi Megawati.
Pengamat politik Usep S. Ahyar menyebutkan bahwa Megawati membutuhkan dukungan Prabowo untuk menjaga kelancaran jalannya kongres dari potensi gangguan pihak tertentu.
“Bisa saja sebelum kongres, karena dilihat dari pidato Bu Mega itu ada pihak yang mengganggu. Saya kira itu sinyal orang yang akan terzolimi dalam konteks politik minta tolong ke orang yang punya kekuasaan saat ini, yaitu Pak Prabowo,” kata pengamat politik Usep S. Ahyar.



