Bea Cukai Gagalkan 7,4 Ton Narkoba di 2024, Tertinggi dalam Tiga Tahun

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) mencatat pencapaian signifikan dalam upaya pemberantasan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) sepanjang 2024.

Hingga 31 Desember 2024, Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 7,4 ton narkoba ke Indonesia, meningkat dari 6,0 ton pada 2023 dan 6,1 ton pada 2022.

- Advertisement -

Sebanyak 1.448 kasus penyelundupan NPP berhasil digagalkan, mencatat lonjakan signifikan dibandingkan 953 kasus pada 2023 dan 941 kasus pada 2022.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tetap menjadi prioritas nasional karena dampaknya terhadap generasi muda, stabilitas sosial, dan keamanan negara.

“Pemberantasan peredaran narkotika terus menjadi prioritas nasional, mengingat dampaknya yang merusak terhadap generasi muda, stabilitas sosial, dan keamanan negara. Bea Cukai, sebagai garda depan dalam pengawasan keluar masuk barang lintas negara, memiliki harapan besar terhadap efektivitas penindakan narkotika sepanjang 2024, terutama melalui penguatan kolaborasi dengan aparat penegak hukum lainnya. Diharapkan, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat mewujudkan Indonesia bebas dari narkotika,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

- Advertisement -

 

Fokus Pengamanan Wilayah Perbatasan

Budi menyoroti pentingnya pengawasan wilayah perbatasan dalam menangkal kejahatan transnasional, termasuk penyelundupan narkoba.

Pengawasan ini dilakukan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

“Pengawasan penyelundupan narkoba khususnya kami tujukan untuk menangkal pemasukan ilegal narkoba dari luar wilayah Indonesia. Hal ini selaras dengan Astacita Presiden RI, yaitu memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika,” jelasnya.

 

Kerugian Negara dari Peredaran Narkoba

Menurut Budi, peredaran narkoba tidak hanya melemahkan sumber daya manusia, tetapi juga menjadi ekonomi bawah tanah (underground economy) yang membebani negara.

“Perdagangan gelap dan penyalahgunaan narkoba merupakan underground economy yang dapat menyebabkan kerugian keuangan negara terkait pembiayaan akibat terganggunya sektor sosial, ekonomi, ketertiban, dan keamanan,” katanya.

Langkah Strategis 2024

Sepanjang 2024, Bea Cukai melaksanakan berbagai operasi strategis, termasuk Joint Task Force on Narcotics 2024 bersama Royal Malaysian Customs Department (RMCD) dan Patroli Bersama Berantas Sindikat Narkoba (Patma Bersinar) 2024 bersama Polri, BNN, dan Badan POM.

Dalam operasi bersama di perbatasan darat Indonesia-Malaysia pada Juli-Agustus 2024, berhasil diamankan 102.636 gram sabu, 60.000 butir ekstasi, 1.143 gram ganja, dan 130 mililiter 4-Fluoro-MDMB-Butinaca.

Sementara itu, dalam Patma Bersinar 2024, yang berlangsung pada September-Oktober 2024, 103 penindakan dilakukan dengan barang bukti meliputi 693.921 gram ganja, 99.747 gram sabu, dan berbagai jenis narkoba lainnya.

Budi menyebut, seluruh upaya ini telah menyelamatkan sekitar 10,18 juta jiwa dari bahaya narkoba.

“Secara keseluruhan, upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan narkoba yang dilaksanakan Bea Cukai, baik melalui pembentukan joint task force, pelaksanaan narcotics cyber crawling, pelaksanaan Operasi Bersinar, maupun pengembangan dan penguatan unit anjing pelacak (K-9 Bea Cukai) telah menghasilkan capaian yang luar biasa. Tren jumlah penindakan meningkat dalam tiga tahun terakhir dan diperkirakan telah dapat menyelamatkan 10,18 juta jiwa anak bangsa dari peredaran narkoba,” ungkap Budi.

Bea Cukai memastikan akan terus meningkatkan kapasitas pengawasan dan efektivitas penegakan hukum, demi menjaga generasi muda dari ancaman narkotika.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Sesi I Berakhir Positif, IHSG Naik ke Level 6.270 di Tengah Pelemahan Rupiah

JCCNetwork.id-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di jalur positif hingga penutupan perdagangan sesi I pada Selasa (4/8/2026).   Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Tegas! Menko Zulhas Ancam Tutup SPPG yang Nekat Tak Beli Bahan di Kopdes
09:13
Video thumbnail
Sherly Disentil! Nazlatan Berharap Jalan Cepat Beres Berharap Tak Pakai Hilux lagi
08:13
Video thumbnail
Momen Prabowo Halau Mikrofon Peneliti BRIN Saat Pamer Teknologi Nuklir Indonesia
08:44
Video thumbnail
Pecah Rekor Lagi! Sherly Bawa Maluku Utara Tetap Jadi Raja Pertumbuhan Ekonomi Indonesia!
11:01
Video thumbnail
Momen Prabowo Teguk Air Olahan BRIN! Celetuk: Kalau Bu Mega Minum, Masa Prabowo Tidak
09:05
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Uji Temuan Periset! Dibanting hingga Diinjak
09:04
Video thumbnail
Kepala BRIN Beberkan Pengembangan Teknologi Nuklir RI di Hadapan Prabowo
13:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Kenyataan Pendidikan RI Masih Kalah dari dari Negara Tetangga
08:46
Video thumbnail
Prabowo Terkesan! BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Sepatu Super Murah Cuma Rp47 Ribu!
09:47
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Menteri Pendidikan Singapura Disebut Tak Bisa Disamakan dengan Indonesia
09:13
Video thumbnail
Depan DPRD, KDM Sindir BUMD Enak Betul Terima Rp10 Miliar Tanpa Kerja
08:47
Video thumbnail
Hakim Saldi Isra Semprot Pemerintah Jangan Bela Maskapai Terus , Gegara Ganti Rugi Delay Cuma Rp300
08:19
Video thumbnail
Ramai Kabar PHK, Airlangga Sebut Lapangan Kerja Baru Terus Meningkat #shorts #trending
00:53
Video thumbnail
Presiden Singgung Lagi Soal Timnas Gagal ke Piala Dunia #shorts #trending
01:02
Video thumbnail
Presiden Prabowo Bandingkan Indonesia dengan Cape Verde
00:37
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Mengejutkan #shorts #trending
00:28
Video thumbnail
KDM Ungkap Fakta Sudah Dibantu Pulang, Malah Kembali ke Tempat Hiburan Malam #shorts #trending
00:37
Video thumbnail
Zulhas Singgung Sponsor Pilkada Habis Modal, Baliknya Minta Izin Tambang #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Zulhas Singgung Sponsor Biayai Pilkada, Setelah Menang Tagih Tambang
08:20
Video thumbnail
Prabowo Singgung Erick Thohir Soal Timnas Gagal ke
09:07

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER