Layanan ‘Lapor Mas Wapres’ Gibran Tuai Kritik, Apa Saja Masalahnya?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Ruben Onsu Terseret Dugaan Penipuan

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Peluncuran layanan “Lapor Mas Wapres” oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menarik perhatian publik. Layanan ini, yang memungkinkan masyarakat untuk langsung melaporkan berbagai masalah, mendapatkan berbagai tanggapan dari sejumlah pihak.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio, yang akrab disapa Hensat, menyarankan agar Gibran berkoordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan layanan serupa, karena jenis layanan ini umumnya dijalankan oleh pejabat setingkat wali kota.

- Advertisement -

Sementara itu, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, mengingatkan Gibran agar tidak membuat program yang tumpang tindih dengan tugas-tugas lain yang sudah ada. Ia mengungkapkan bahwa penting untuk memastikan efektivitas layanan tanpa membingungkan masyarakat atau menyebabkan kebingungan birokrasi.

Politikus PDIP Ferdinand Hutahean justru memberikan kritik tajam terhadap layanan tersebut. Menurutnya, layanan “Lapor Mas Wapres” berpotensi menimbulkan kontroversi, terutama terkait dengan isu “Fufufafa”, yang menjadi perbincangan di media sosial. Isu ini dipicu oleh dugaan keterlibatan akun Kaskus yang diduga milik Gibran, yang kemudian menjadi bahan perbincangan netizen.

Di sisi lain, masyarakat yang telah mencoba menggunakan layanan ini juga memberikan beragam respons. Beberapa menunjukkan dukungan terhadap terobosan Gibran, menyebutkan bahwa ini adalah langkah positif untuk mempermudah akses mereka ke pejabat pemerintah. Namun, banyak juga yang mengeluhkan kesulitan dalam mengirimkan pesan, dengan beberapa mengaku pesan mereka hanya tercentang satu kali, menandakan bahwa pesan tersebut belum terkirim.

- Advertisement -

Selain itu, ramai di dunia maya, netizen juga melaporkan adanya masalah lain yang terkait dengan layanan ini, khususnya dengan akun “Fufufafa” di Kaskus, yang diduga berhubungan dengan Wakil Presiden Gibran. Sejumlah komentar muncul di kolom Instagram dan lini masa X (dulu Twitter), dengan beberapa pengguna melaporkan kesulitan dan menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap program ini.

Dengan berbagai reaksi yang muncul, “Lapor Mas Wapres” menjadi salah satu topik hangat yang terus berkembang di kalangan publik. Ini menunjukkan bahwa meskipun niatnya untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, program tersebut masih memerlukan perbaikan dan perhatian lebih lanjut untuk menghindari kebingungan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ridho Rahmadi Lepas Jabatan Ketum Partai Ummat

JCCNetwork.id — Ridho Rahmadi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Ummat. Posisi tersebut untuk sementara diisi Ustaz Ansufri Idrus Sambo sebagai Pelaksana...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Tiba di Rusia, Prabowo Dapat Pengawalan Ketat Pasukan Presiden Putin
06:23
Video thumbnail
DPR Peringatkan KY Jangan Habiskan Anggaran untuk Pelatihan Hakim Tanpa Hasil
08:15
Video thumbnail
Anies Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin Bambang Setiyawan #shorts #trending
00:44
Video thumbnail
DPR Sentil Menhut Raja Juli Gegara Karhutla Kerap Jadi Kalender Tahunan
08:28
Video thumbnail
Ahli Hukum Wanti-Wanti DPR, Integritas Hakim Jadi Kunci UU Perampasan Aset
08:34
Video thumbnail
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Amran Cari Bibit hingga China dan India
11:47
Video thumbnail
Prabowo Terbang ke Rusia, Putin Undang Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF
08:02
Video thumbnail
Raja Juli Akhirnya Muncul, Bongkar Cara Kemenhut Pantau Hotspot Karhutla
11:33
Video thumbnail
Soal Asap Karhutla Indonesia Tembus ke Malaysia, Raja Juli: Asap Tak Punya KTP
08:22
Video thumbnail
Ahli Dukung Perampasan Aset Tanpa Putusan Terhadap Koruptor yang Kabur #shorts #trending
01:17
Video thumbnail
Bikin Perhatian! Puan “Jelibet” Ucapkan Kalimat Konstitusionalisasi
08:46
Video thumbnail
Ahli Dorong Aset Koruptor Kabur Bisa Langsung Dirampas Negara Tanpa Perlawanan Balik
09:17
Video thumbnail
DPR Cecar Menpar Widi soal Anggaran dan Kinerja
09:58
Video thumbnail
Prihatin! Mentan Amran Lihat Warga Pungut Sisa Panen: Yang Begini Tak Ada yang Peduli
10:11
Video thumbnail
Menkes Budi Dorong Rujukan Serba Digital: Pasien Belum Tiba, Dokter Sudah Tahu Kondisinya
08:52
Video thumbnail
Resmi Disahkan DPR, Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama
08:47
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Temui Warga yang Pungut Sisa Panen
11:32
Video thumbnail
Harta Koruptor Dirampas, Lalu Dipakai untuk Pendidikan dan Kesehatan #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Harta Hasil Kejahatan Disita Negara, Diusulkan untuk Pendidikan & Kesehatan
08:09
Video thumbnail
Pedas! DPR Ungkap Pola Pikir Pejabat Korup
08:20

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Fernandes Hat-trick, MU Menang

ESDM Benahi Subsidi LPG 3 Kg

League Cup Siap Digelar November

Dua Kubu Keraton Solo Saling Lapor