Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Bali

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi kecepatan angin yang mencapai 25 knot atau sekitar 46,3 kilometer per jam di wilayah Laut Bali pada periode 25-27 Juni 2024.

Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Kadek Setiya Wati, menjelaskan bahwa fenomena ini berkaitan dengan posisi semu tahunan matahari.

- Advertisement -

“Kondisi ini terkait dengan posisi semua tahunan matahari,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Kadek Setiya Wati, dikutip Senin (24/6/2024).

Ia menambahkan bahwa pada bulan Juni, posisi semu tahunan matahari berada di sebelah utara ekuator.

Akibatnya, benua Asia mengalami musim panas dengan pusat tekanan rendah, sedangkan benua Australia mengalami musim dingin dengan pusat tekanan tinggi.

- Advertisement -

Perbedaan tekanan ini menyebabkan aliran udara dari Australia menuju Asia.

“Apabila terjadi beda tekanan yang makin besar antara kedua benua tersebut, maka dapat terjadi peningkatan kecepatan angin,” imbuhnya.

BBMKG Wilayah III Denpasar memproyeksikan kecepatan angin hingga 20 knot di beberapa wilayah perairan Bali, termasuk Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Bali pada 25-27 Juni 2024.

Gelombang laut di sebagian besar perairan Bali diperkirakan dapat mencapai ketinggian hingga 2,5 meter.

BBMKG juga menyoroti risiko keselamatan pelayaran akibat kondisi angin dan gelombang laut tersebut. Pengguna perahu nelayan diimbau untuk waspada terhadap kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter.

Operator kapal tongkang dianjurkan berhati-hati ketika angin berkecepatan lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter.

Selain itu, operator kapal feri perlu memperhatikan angin lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.

Sementara itu, kapal-kapal besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar harus mewaspadai kecepatan angin di atas 27 knot dan gelombang yang mencapai lebih dari empat meter.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA di Wilayah Karhutla

JCCNetwork.id- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 75.172 balita berusia 0–5 tahun mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Ketergantungan Impor LPG Bisa Ditekan #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Gebrakan BRIN, Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Berpotensi Hemat Impor LPG
09:52
Video thumbnail
Sabu 1,2 Ton di Aceh Terungkap, Polri Bidik Pemodal dan Dalang Jaringan Narkoba #shorts #trending
01:49
Video thumbnail
Bukan Cuma Pengedar, Polri Buru Pemodal dan Pengendali Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh
10:31
Video thumbnail
Uang Dikeluarkan, Tapi Adakah Makanan MBG Yang Terbuang? #shorts #trending #titipanrakyat
00:49
Video thumbnail
Peternak Muda Grogi di Hadapan Mentan Amran, Staf Pertanian Cantik Dipanggil #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Momen Kocak, Peternak Muda Grogi di Depan Mentan Amran, Staf Cantik Ikut Dipanggil
12:05
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo, 155 Juta Semi Pengangguran #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Mahfud MD Ungkap Pengalaman Orang Daerah soal Program MBG
08:25
Video thumbnail
Turun Langsung Temui Nelayan Cilacap, Gibran Dengarkan Masalah di Lapangan #shorts #trending
01:40
Video thumbnail
Momen Gibran Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Pastikan Keluhan Segera Ditangani
03:43
Video thumbnail
Hakim MK Saldi Isra Bongkar Kejanggalan Norma yang Dibatalkan Muncul Lagi
08:33
Video thumbnail
Pakar Bongkar Risiko UU Perampasan Aset Jadi Senjata Serang Lawan Bisnis
09:23
Video thumbnail
Momen Mentan Amran Beri Kebebasan Petani Sampaikan Keluhan Langsung ke Dirjen Lewat Telepon #shorts
02:01
Video thumbnail
Tak Ada Sekat, Mentan Amran Persilakan Petani Telepon Langsung Dirjen Sampaikan Permintaan
08:33
Video thumbnail
Akses ke DPR Seperti Masuk Penjara #shorts #trending
00:54
Video thumbnail
Dulu Disepelehkan Kini Singkong Dikembangkan BRIN untuk Padamkan Api #shorts #trending
00:52
Video thumbnail
Tak Berdaya karena Koalisi Kuat, DPR Hanya Dekorasi di Parlemen
00:56
Video thumbnail
Tak Disangka Singkong yang Sering Diremehkan Kini Diteliti BRIN untuk Memadamkan Kebakaran
08:29
Video thumbnail
Menko Cak Imin Blak-blakan soal Kemiskinan RI Turun Jadi 8,07 Persen
08:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER