Harapan Polandia Ikuti Euro 2024 Musnah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Polandia resmi tersingkir dari Piala Eropa (Euro) 2024 setelah pertandingan antara Belanda dan Prancis di Grup D berakhir tanpa gol. Hasil imbang ini memastikan bahwa harapan Polandia untuk melaju ke fase knockout telah pupus, meskipun mereka masih harus menghadapi Prancis dalam laga terakhir grup.

Pada pertandingan sebelumnya, Polandia, yang ditangani oleh pelatih Michał Probierz, mengalami dua kekalahan berturut-turut. Mereka kalah 1-2 dari Belanda dan yang terbaru, kalah 1-3 dari Austria pada Jumat malam (21/6). Kekalahan tersebut membuat posisi Polandia di klasemen Grup D semakin terjepit, dan satu-satunya cara mereka bisa bertahan adalah dengan mengharapkan Belanda mengalahkan Prancis.

- Advertisement -

Selama pertandingan Belanda vs Prancis, ada momen harapan bagi Polandia ketika Xavi Simons mencetak gol untuk Belanda di babak kedua. Namun, harapan tersebut sirna ketika wasit menganulir gol tersebut setelah melihat Denzel Dumfries dalam posisi offside, berdasarkan keputusan VAR. Hasil akhir pertandingan tetap 0-0, yang cukup bagi Prancis untuk tetap berada di puncak klasemen Grup D dengan empat poin, sementara Belanda mengikuti dengan tiga poin.

Setelah kekalahan melawan Austria, pelatih Michał Probierz mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim yang terlalu sering kehilangan bola, yang menjadi salah satu penyebab kekalahan mereka.

Meskipun sudah tersingkir, Polandia masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Prancis pada Selasa (25/6). Pertandingan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Polandia untuk mengakhiri turnamen dengan kepala tegak, meskipun mereka tidak lagi berpeluang lolos dari fase grup.

- Advertisement -

Sementara itu, Grup A juga menghadirkan drama tersendiri. Hongaria, yang belum meraih kemenangan, masih memiliki peluang untuk lolos sebagai salah satu dari empat tim terbaik di posisi ketiga dari seluruh grup. Mereka akan menghadapi Skotlandia, yang baru mengumpulkan satu poin, dalam laga terakhir grup.

Format Euro 2024 memungkinkan empat tim posisi ketiga terbaik dari seluruh grup untuk melaju ke babak knockout. Ini berarti bahwa tim-tim yang berjuang di posisi ketiga harus berusaha keras untuk mendapatkan poin, selisih gol yang lebih baik, dan produktivitas gol yang tinggi untuk meningkatkan peluang mereka melaju lebih jauh di turnamen ini.

Dengan hasil imbang antara Belanda dan Prancis, serta kekalahan Polandia dari Austria, klasemen Grup D kini semakin ketat dan penuh dengan persaingan untuk tempat di babak berikutnya. Sementara Polandia harus pulang lebih awal, pertandingan terakhir di grup ini akan menjadi penentu bagi nasib tim-tim lainnya dalam perburuan gelar Euro 2024.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kejaksaan Gelar Lelang Aset Koruptor di BPA Fair 2026

JCCNetwork.id- Kejaksaan Agung bersama Badan Pemulihan Aset meluncurkan langkah baru dalam upaya pengembalian kerugian negara dengan menggelar lelang massal aset hasil tindak pidana korupsi....

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER