JCCNetwork.id – Paus Fransiskus pada Jumat (12/4/2024) mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas di Gaza.
“Saya sangat menderita karena konflik di Palestina dan Israel,” kata Paus berusia 87 tahun itu dalam sebuah pesan yang dikirim ke Al Arabiya Network untuk menandai berakhirnya puasa Ramadhan 2024.
Dalam pesannya, ia menyerukan gencatan senjata dan mengajak semua pihak untuk mempertimbangkan dampak tragis terhadap anak-anak dan penduduk sipil.
“Semoga ada gencatan senjata segera di Jalur Gaza, di mana bencana kemanusiaan sedang berlangsung. Semoga bantuan diizinkan untuk mencapai orang-orang Palestina yang sangat menderita, dan semoga para sandera yang diambil pada bulan Oktober dapat dibebaskan!” kata Paus Fransiskus.
Ia juga menyinggung Suriah, Lebanon, dan seluruh Timur Tengah yang dilanda perang.
“Cukup! Hentikan!” kata Paus Fransiskus.
“Tolong, akhiri bentrokan senjata dan pikirkanlah anak-anak, semua anak, seperti Anda memikirkan anak-anak Anda sendiri. Mereka membutuhkan rumah, taman, dan sekolah, bukan kuburan dan kuburan massal,” katanya.
Perang yang pecah sejak Oktober lalu telah menelan ribuan korban jiwa, termasuk banyak perempuan dan anak-anak.
Perang ini disebabkan oleh serangan Hamas ke Israel yang dilaporkan mengakibatkan sekitar 1.170 orang tewas.
Sementara itu, serangan Israel sebagai balasan menelan korban jiwa jauh lebih banyak.
Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza terbaru, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 33.634 orang.























