JCCNetwork.id- Pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni, menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap kualitas rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Menurutnya, rumput yang berkualitas menjadi faktor krusial dalam menjalani pertandingan sepak bola yang memenuhi standar FIFA.
Kusnaeni menyoroti pentingnya standar tinggi dalam kualitas lapangan, terutama ketika menjamu Vietnam pada Kamis (21/3) di SUGBK Senayan.
“Kualitas rumput sebagai field of play sangat penting dalam pertandingan sepak bola. Apalagi pertandingan berstandar internasional dalam agenda FIFA Matchday memang menuntut standar tinggi soal kualitas lapangan,” kata Kusnaeni, dikutip Rabu (6/3/2024).
Menurut Kusnaeni, SUGBK merupakan stadion terbesar dan kebanggaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pengelola stadion harus memberikan perhatian serius terhadap kualitas rumput lapangan, mengingat kegagalan dalam hal ini dapat berdampak serius terhadap performa Timnas Indonesia.
Perlu dicatat bahwa pada laga ujicoba Timnas Indonesia U-20 melawan Thailand beberapa waktu lalu, kualitas rumput stadion kurang memadai, yang berdampak pada kualitas permainan. Kusnaeni memperingatkan bahwa pengelola SUGBK harus menjaga asa Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia dengan memberikan perhatian serius terhadap kesiapan rumput lapangan.
Meski demikian, ia juga menambahkan bahwa pengelola SUGBK masih memiliki waktu untuk mengoptimalkan pemulihan kondisi rumput agar layak pakai, terutama saat ini masih musim hujan yang relatif memudahkan perawatan rumput.
Selain kualitas rumput, Kusnaeni juga mengingatkan akan pentingnya fasilitas lainnya di SUGBK, seperti bangku penonton, toilet, dan pagar pemisah antar tribun. Dengan diperkirakan puluhan ribu suporter fanatik timnas akan hadir, persiapan fasilitas pendukung keamanan dan kenyamanan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Dalam mengakhiri keterangannya, Kusnaeni menekankan bahwa pengelola SUGBK harus dapat menghitung dengan cermat jarak antara kegiatan politik, budaya, atau keagamaan dengan masa pemulihan dan perawatan menuju pertandingan selanjutnya.
“Jika melihat kondisi terakhir saat ini, memang agak mengkhawatirkan,” tambahnya.



