Geopark Pedoman Terobosan Menuju Kesinambungan Lingkungan, Budaya, dan Ekonomi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Unit Kajian Kesejahteraan Sosial Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial Politik (LPPSP) FISIP UI menggelar lokakarya penyusunan buku pedoman revolusioner bertajuk “Pengelolaan Geopark Berkelanjutan Secara Sosial, Budaya, Ekonomi dan Ekologi.” Acara ini, yang berlangsung di Auditorium Komunikasi FISIP UI pada Rabu (13/12), menciptakan momentum bagi perkembangan Geopark di Indonesia.

Geopark, sebagai wadah konservasi alam, pendidikan, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan, menjadi fokus penting dalam kebijakan pemerintah. Menyikapi hal ini, Unit Kajian Kesejahteraan Sosial LPPSP FISIP UI bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, untuk menyusun Pedoman Pengelolaan Geosite Berkelanjutan.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Dekan FISIP UI, menekankan pentingnya Geopark yang tidak hanya berkembang dari segi bisnis, tetapi juga sebagai upaya melestarikan lingkungan dan melibatkan komunitas lokal.

Koordinator Rencana Aksi Nasional Pengembangan Geopark, Dody Virgo Christopher Ricardo. Sinaga, menyambut baik kerjasama ini. Ia berharap buku pedoman yang dikembangkan dapat menjadi landasan bersama untuk pengelola Geopark, mengapresiasi kontribusi FISIP UI dalam mendukung keberlanjutan Geopark.

“Saya berharap buku pedoman ini menjadi pegangan bersama untuk pengelola geopark dan saya berterimakasih atas kontribusi FISIP UI dalam keberlanjutan geopark ini semoga kerjasama kita terus terjalin tidak hanya sampai pada penelitian ini sajam,” kata Dody dalam keterangan persnya, Jumat (15/12/2023).

- Advertisement -

Menurut Johanna Debora, salah satu peneliti yang terlibat, kajian ini diawali dengan penelitian awal di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Sukabumi. Pendekatan utama pedoman ini adalah Pembangunan Endogen, yang tidak hanya fokus pada ekonomi tetapi juga memperhatikan aspek ekologi dan sosial budaya masyarakat.

Sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan, pengembangan Geopark harus mencapai keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan, sosial budaya, dan ekonomi. Pedoman ini membahas strategi untuk Rencana Induk Geopark, melibatkan konservasi, edukasi, perekonomian masyarakat, serta pengembangan destinasi pariwisata yang memperhatikan amenitas dan infrastruktur pendukungnya.

Tim penyusun buku pedoman ini terdiri dari para ahli seperti Dr. Dra. Johanna Debora Imelda, M.A., Dr. Prihandoko Sanjatmiko, M.Si., Dr. Dra. Triyanti Anugrahini, M.Si., Dr. Sari Viciawati Machdum, S.Sos., M.Si., dan Afra Afifah, S.Kesos., M.Psi.T.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Periksa Pimpinan DPRD Pekalongan Terkait Kasus Fadia

JCCNetwork.id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ruben R. Prabu Faza, sebagai saksi dalam penyidikan perkara dugaan korupsi yang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER