Anies Baswedan Dianggap Mencla-mencle soal IKN

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa Anies Baswedan terlalu banyak lips service soal IKN Nusantara. Dimana IKN adalah bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin.

Hal ini disampaikan Habib Syakur pasca mendengarkan jawaban Anies soal IKN Nusantara di Dialog Terbuka yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta hari ini.

- Advertisement -

“Apa yang disampaikan Anies sebenarnya tidak menjawab pertanyaan. Ia hanya berputar-putar soal narasi, padahal jawabannya kan bakal melanjutkan atau tidak, itu poinnya,” kata Habib Syakur dalam keterangannya kepada Media, Rabu (22/11).

Menurutnya, IKN Nusantara akan tetap berjalan sekalipun Anies menjadi Presiden. Kecuali memang ia berani membatalkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

“IKN sudah ada UU-nya, investasi sudah masuk dengan bukti sekolah dan rumah sakit dilakukan groundbreaking. Pertanyaannya, apakah mungkin Anies berani menyatakan bakal membatalkan IKN ?,” ujarnya.

- Advertisement -

Habib Syakur berpandangan bahwa Anies sebenarnya takut menyatakan bahwa dirinya akan membatalkan IKN Nusantara. Sebab, ada risiko yang sangat besar ketika ia membatalkan proyek strategis nasional tersebut.

“Saya kira kok Anies karena nggak berani ngomong aja, dia akan berhadapan dengan sentimen luar biasa dari para investor dan tak akan sanggup menangani proyek yang sudah kadung berjalan itu,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menyarankan agar Anies membuat diksi yang lebih related dan bisa ditangkap ujung narasinya ketimbang berputar-putar soal memperdebatkan konsep.

“Kan rakyat khususnya pendukungnya juga cuma butuh jawaban, mau melanjutkan atau tidak. Tapi saya kira pendukungnya dalam posisi ingin Anies membatalkan, pertanyaannya Anies berani menyatakan sikap seperti keinginan konstituennya ?,” tukasnya.

Sebelumnya, Anies menjawab pertanyaan soal IKN yang saat ini masih menjadi perdebatan khususnya di kalangan pendukungnya. Apakah ia akan melanjutkan terhadap proyek pembangunan IKN Nusantara itu jika terpilih menjadi Presiden di Pilpres 2024.

“Ketika tujuan membangun kota baru dan ibu kota baru adalah dengan alasan pemerataan, maka itu tidak menghasilkan pemerataan yang baru. Mengapa? Karena itu akan menghasilkan sebuah kota baru yang timpang dengan daerah-daerah di sekitarnya,” kata Anies.

Kemudian, bekas Gubernur DKI Jakarta ini pun menjelaskan, jika tujuannya untuk memeratakan Indonesia. Seharusnya, yang dilakukan yakni membangun kota kecil menjadi menengah dan menengah menjadi besar di Indonesia.

Bahkan ia menyatakan, pembangunan IKN bermasalah dan tidak nyambung dengan tujuannya.

“Jadi antara tujuan mau memeratakan Indonesia tidak, kalau mau memeratakan Indonesia maka bangun kota kecil jadi menengah, kota menengah menjadi besar di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya membangun satu kota di tengah-tengah hutan,” ucapnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Herman Khaeron Soroti Dugaan Penyadapan Prabowo

JCCNetwork.id – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, meminta kepolisian mengusut tuntas dugaan penyadapan terhadap sejumlah tokoh politik, termasuk Presiden Prabowo Subianto.Ia menegaskan, penyadapan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER