Bekedok Bar & Massage, Sejumlah THM di Jakarta Diduga Jadi Tempat Esek-Esek

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id – Sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang berlokasi di Kawasan Ruko Kota Indah, Jalan Pangeran Jayakarta, Tamansari, Jakarta Barat, diduga menjadi lokalisasi prostitusi terselubung berkedok Bar dan Massage.

Berdasarkan hasil pantaun wartawan, ada beberapa tempat hiburan malam yang beroperasi dalam satu komplek kawasan Ruko Kota Indah tersebut adalah, Astro Bar & Massage, Happy Bar & Massage, Mega Ayu Massage & KTV, Grand La Bar & Massages, New Sari Ayu Bar & Massage dan Grand MTR Bar & Massage.

- Advertisement -

Selain menjajakan minuman keras beralkohol, juga melayani pijat (Massage). Pelayanan pijat (massage) inilah yang diduga hanya ‘kedok’ saja, padahal prakteknya menjalankan bisnis prostitusi terselubung.

Salah seorang pelanggan (Toni), bukan nama sebenarnya, mengatakan di lantai dasar untuk minum-minum (Alkohol) dan ditemani oleh wanita-wanita cantik yang telah disediakan oleh pihak Bar.

“Lalu kalau mau yang lebih, tinggal naik aja ke atas,” kata Toni, ketika berbincang dengan awak media belum lama ini.

- Advertisement -

Menurut Toni, tarif untuk sekali berkencan (make love) berkisar 500-700 ribu, tergantung kelas terapis.

“Kalau saya bayar yang 500 ribu/jam, tapi bagus kok,” timpalnya.

Tak berhenti disitu saja, awak media, sempat mengkonfirmasi hal ini pada Ka.Satpol PP DKI, Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Intansi terkait.

Namun, semua pimpinan tidak berada di tempat, awak media hanya mendapat jawaban dari staf instansi terkait bahwa pihak nya akan mengkroscek terlebih dahulu ke lapangan.

Sebelumnya, salah seorang penghubung dari beberapa tempat hiburan tersebut BB atau akrab di panggil R sempat menghubungi beberapa media untuk menurunkan berita terkait.

Bahkan, pihak penghubung mengancam kepada media yang tidak mau di takedown berita-berita yang sudah ditayang.

Sementar Kasat Pol PP Arifin, hanya bungkam ketika di hubungi majalahsuaraforum.com via telephone seluler, hingga berita ini turunkan.

Menanggapi hal tersebut, Aktivis Sosial Jimmy Gunawan, menduga tempat hiburan malam itu telah memberikan ‘upeti’ alias setoran ke pihak aparat, terutama Satpol PP dan Sudin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat, sehingga aman-aman saja mereka.

Berkaca dari peristiwa yang telah terjadi ini, Gubernur DKI Jakarta dan tokoh Agama sudah membersihkan tempat prostitusi yang terdapat di DKI mulai dari Kalijodo, Kramat Tunggak, Boker, Kebon Sayur, malah subur lagi tempat prostitusi di Ibu Kota.

Bahkan, keuntungan dari aktifitas bisnis air lendir dan menabrak segala aturan undang-undang tersebut sangat fantastis.

Selain Gubernur dan tokoh agama, institusi Polri dengan gencar-gencarnyanya memberantas prostitusi dan aktivitas traficking tersebut.

Jimmy menduga, Suku Dinas, Prawisata, Suku Dinas Sosial, Satpol PP, dan Pajak ada kong kalikong dengan pengelola Tempat hiburan dan Prostitusi.

“Saya menduga Pol PP DKI Jakarta dan Dinas Parekraf serta jajarannya tahu, cuma tutup mata saja, karena diduga udah menerima upeti dari koordinator atau boss-boss lokasi itu,” ujar Jimmy.

Jimmy yang juga berprofesi sebagai advokat berharap agar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Sat Pol PP DKI Jakarta untuk menindak sejumlah hiburan malam yang ada di kawasan DKI Jakarta tersebut.

“Dinas Parekraf dan Pol PP DKI Jakarta coba cek lokasi, bila perlu nyamar jadi pengunjung. Pasti akan tahu kalau tempat hiburan itu melakukan praktek prostitusi. Tapi, saya sanksi hal itu dilakukan,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fahd Arafiq hingga Idrus Marham: Karpet Merah Bagi Eks Napi Korupsi di Partai Politik

JCCNetwork.id- Nama Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Ketua Bidang Hubungan Ormas DPP Partai Golkar, kembali menjadi perhatian setelah KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Di Depan DPR, Eks Pimpinan KPK Beberkan Fenomena Tujuan Para Koruptor
09:50
Video thumbnail
14 Pejabat Kemenkeu Resmi Dilantik Suahasil, Mayoritas Masuk Jajaran Ditjen Pajak
23:55
Video thumbnail
Di Depan Prabowo Kiai Hasan Gontor Tegaskan Tetap Lebih Memilih Pendidikan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Buzzer Bayaran Antek Asing, Sosmed Dibikin Ribut, Rakyat Jangan Gampang Percaya
08:20
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34
Video thumbnail
Rakyat Tunggu Kapan Presiden Prabowo Hukum Mati Koruptor Atau Dikirim ke Nusakambangan
12:19
Video thumbnail
Momen Prabowo Candai Kapolri di Gontor, Hanya di Indonesia Kepala Polisi Pakai Kopiah
09:37
Video thumbnail
Rp134,2 Triliun Digelontorkan untuk MBG, Menkeu Sebut Program Makin Tepat Sasaran
08:31
Video thumbnail
Suahasil Beberkan Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun, Benarkah Sudah Tuntas?
08:57
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Kepalkan Tangan dan Serukan “Free Palestine” di Gontor #shorts #trending
01:52

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

129 Penumpang KM Virgo Masih Dicari

Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita

KPK OTT di Bogor, 17 Orang Diamankan

Semeru Erupsi, Abu Capai 700 Meter

Jeremejeff Siap Hadapi Java United