Cap Jempol Darah Demokrat Disebut Duplikat Gerakan Perlawanan PDI Era Soeharto

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Moeldoko, Saiful Huda Ems (SHE), menilai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono benar-benar minim ide dan gagasan.

Sehingga sampai Kader Demokrat di bawah kepimpinan Ketum Agus Harimurti Yudhyono (AHY) melakukan aksi cap jempol darah di DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2023).

- Advertisement -

Bagi ini, ini adalah bagian menduplikasi gerakan politik yang pernah dilakukan oleh PDI ketika PDI hendak direbut oleh Rezim Soeharto dari tangan Megawati Soakarnoputri.

“SBY itu benar-benar minim ide, minim gagasan, sampai melakukan gerakan politikpun SBY dan AHY harus menduplikasi gerakan politik yang pernah dilakukan oleh PDI,” kata SHE, Sabtu (17/6/2023).

Menurut SHE, jika SBY adalah seorang warga negara yang patuh pada hukum dan seorang demokrat sejati, seharusnya dia sabar menunggu putusan peninjauan kembali (PK) dari Mahkamah Agung, bukannya terus memprovokasi kelompoknya melakukan gerakan cap jempol darah.

- Advertisement -

“Ini gerakan plagiat yang sangat kasat mata, yang telah dilakukan oleh mantan Presiden yang terlalu banyak menghayal,” tutup SHE.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Warga Harus Tahu! Geotermal Disebut Energi yang Menyelamatkan Masa Depan

JCCNetwork.id - Pemerhati Jawa Tengah sekaligus Sekjen Pasbata Budiyanto Hadinagoro menekankan pengembangan potensi energi panas bumi atau geotermal di wilayah Gunung Ungaran sejatinya merupakan...

Mayat Ditemukan di Gardu LRT

KAI Layani 351 Juta Penumpang

BGN Soroti Kelalaian SPPG Sidoarjo

DNB Amankan Cadangan Emas di London

Kemarau Rusak Sawah Pandeglang

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Mayat Ditemukan di Gardu LRT

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Kantor BGN Pindah ke Grha Merah Putih

Kekeringan Ekstrem Landa Pati

Polisi Usut Dugaan Pemerkosaan