Netanyahu Sebut Iran Terus Berbohong

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengkritik Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan menuduhnya tidak mampu mengawasi aktivitas nuklir Iran. Netanyahu mengklaim bahwa Iran terus berbohong kepada IAEA, dan jika lembaga tersebut dipolitisasi, maka pengawasannya terhadap Iran akan kehilangan relevansi.

“Iran terus berbohong kepada Badan Energi Atom Internasional. Tunduknya badan itu kepada tekanan Iran menodai catatannya,” kata Netanyanhu dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi dikutip, Senin (6/5/2023).

- Advertisement -

Kritik ini muncul setelah IAEA melaporkan bahwa Iran memberikan jawaban yang memuaskan terkait kasus dugaan partikel uranium dan pemasangan kembali beberapa peralatan yang sebelumnya dibatasi oleh Perjanjian Nuklir 2015 yang kini tidak berlaku lagi.

Netanyahu meragukan alasan Iran atas penemuan material nuklir di lokasi terlarang tersebut dan menyebutnya tidak dapat dipercaya secara teknis. Terutama soal bantahan Iran berencana melakukan pengayaan uranium hingga melebihi 60 persen kemurnian fisil untuk dua bom nuklir, sedangkan Israel meningkatkan ancaman serangan militer preventif jika diplomasi internasional gagal.

“Jika IAEA menjadi sebuah organisasi politik, maka aktivitas pengawasannya di Iran tidak lagi berarti, begitu pula dengan laporannya mengenai aktivitas nuklir Iran,” kata Netanyahu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DNB Amankan Cadangan Emas di London

JCCNetwork.id-Bank Sentral Belanda atau De Nederlandsche Bank (DNB) memindahkan 86 ton cadangan emas dari Amerika Utara ke London sebagai bagian dari langkah memperkuat kesiapan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER