LRT Fase 1B Resmi Beroperasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Jaringan transportasi publik di Jakarta kini semakin terhubung setelah LRT Jakarta Fase 1B resmi beroperasi hingga Stasiun Manggarai. Kehadiran jalur baru sepanjang 6,4 kilometer tersebut memperpanjang layanan LRT Jakarta yang sebelumnya hanya melayani rute Kelapa Gading–Velodrome.

Peresmian pengoperasian LRT Jakarta Fase 1B Kelapa Gading–Manggarai dilakukan Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada 16 September 2026.

- Advertisement -

Dengan tambahan jalur tersebut, jaringan LRT Jakarta kini memiliki total lintasan sekitar 12,2 kilometer dan mencakup 11 stasiun. Perpanjangan rute dinilai membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap layanan transportasi massal, khususnya warga yang melakukan perjalanan menuju kawasan pusat Jakarta.

Fase 1B dimulai dari kawasan Velodrome dan membentang menuju Manggarai. Jalur ini melewati sejumlah kawasan padat aktivitas, di antaranya Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, hingga Manggarai.

Masuknya LRT Jakarta ke Manggarai juga menjadi bagian penting dalam memperkuat keterhubungan antarmoda. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu simpul transportasi utama yang mempertemukan berbagai layanan angkutan publik.

- Advertisement -

Kehadiran LRT di kawasan Manggarai memberikan tambahan pilihan perjalanan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang integrasi yang lebih luas antara LRT dengan moda transportasi publik lainnya.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan dan penyelesaian proyek LRT Jakarta Fase 1B.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada setiap pihak yang terlibat untuk menyelesaikan proyek ini,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pembangunan sistem transportasi publik yang terintegrasi memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat. Infrastruktur transportasi tidak hanya berkaitan dengan pergerakan orang, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi di wilayah perkotaan.

Pengoperasian Fase 1B sekaligus menambah pilihan perjalanan bagi masyarakat Jakarta yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum lainnya. Dengan jaringan yang semakin panjang, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang menghubungkan lebih banyak kawasan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kendaraan pribadi.

Dalam pembangunan proyek tersebut, Waskita–Nindya KSO bertindak sebagai kontraktor pelaksana. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek, termasuk mutu konstruksi, keselamatan kerja, serta ketepatan penyelesaian proyek.

Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah mengatakan penyelesaian LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan infrastruktur transportasi yang dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat.

“Sebagai kontraktor, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerjaan dapat diselesaikan dengan standar mutu dan keselamatan yang telah ditetapkan. Penyelesaian LRT Jakarta Fase 1B menjadi pengalaman sekaligus kontribusi Nindya Karya dalam menghadirkan infrastruktur transportasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Firmansyah, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Firmansyah, pembangunan infrastruktur transportasi membutuhkan konsistensi dalam menjaga standar pekerjaan hingga proyek dapat diselesaikan dan dimanfaatkan. Karena itu, aspek kualitas dan keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan proyek.

Beroperasinya LRT Jakarta hingga Manggarai juga memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu titik pertemuan jaringan transportasi publik di Ibu Kota. Penambahan akses LRT diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lainnya.

Secara keseluruhan, jaringan LRT Jakarta yang kini mencapai sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun memberikan cakupan layanan yang lebih luas dibandingkan sebelumnya. Perpanjangan dari Velodrome menuju Manggarai membuat layanan LRT menjangkau kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Bagi Nindya Karya, penyelesaian Fase 1B menjadi salah satu pengalaman perusahaan dalam mengerjakan proyek infrastruktur transportasi perkotaan. Perusahaan menyatakan akan melanjutkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat.

Dukungan tersebut juga ditempatkan dalam kerangka pembangunan infrastruktur nasional, termasuk agenda pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas. Nindya Karya menyatakan komitmennya untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Dengan beroperasinya LRT Jakarta Fase 1B, akses transportasi massal menuju Manggarai kini semakin terbuka. Jalur tersebut sekaligus menjadi tambahan jaringan dalam sistem transportasi publik Jakarta yang terus dikembangkan untuk menghubungkan berbagai kawasan secara lebih terintegrasi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia Amankan Laga Perdana

JCCNetwork.id— Tim nasional basket putri Indonesia mengamankan kemenangan 61-52 atas Thailand pada laga pembuka Grup A Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Aichi International Arena,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER