Peredaran Obat Keras Berkedok Warung Kopi Terbongkar, Satu Pelaku Diamankan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap praktik peredaran obat keras daftar G yang beroperasi secara terselubung dengan memanfaatkan sebuah warung kopi di kawasan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial MR (26) yang diduga menjadi pelaku utama dalam aktivitas penjualan obat keras tanpa izin.

Penggerebekan dilakukan pada Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, setelah aparat menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah warung kopi yang diduga dijadikan lokasi transaksi obat-obatan terlarang.

- Advertisement -

Panit 2 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKP Mokhammad Fatoni, mengatakan informasi dari warga menjadi titik awal penyelidikan yang dilakukan tim kepolisian. Setelah mengumpulkan bukti dan memastikan adanya aktivitas ilegal, petugas langsung bergerak melakukan penindakan di lokasi.

“Mengamankan satu orang laki-laki dengan inisial MR (26) pada Minggu (14 Juni 2026) pukul 15.00 WIB di wilayah Bekasi,” kata Panit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Mokhammad Fatoni dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026.

Menurut Fatoni, warung kopi tersebut sengaja dijadikan kedok untuk mengelabui masyarakat sekaligus mempermudah pelaku menjalankan transaksi obat keras secara ilegal. Aktivitas di lokasi itu telah menimbulkan kecurigaan warga karena diduga sering menjadi tempat keluar masuk pembeli dengan intensitas yang tidak wajar.

- Advertisement -

“Warga mencurigai aktivitas di sebuah warung kopi pinggir jalan yang kerap dijadikan tempat transaksi obat-obatan terlarang,” ungkap Fatoni.

Berbekal informasi tersebut, tim operasional melakukan penyelidikan hingga akhirnya memastikan adanya dugaan tindak pidana peredaran obat keras daftar G. Polisi kemudian melakukan penggerebekan dan mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sebanyak 693 butir obat keras siap edar yang terdiri atas 445 butir Tramadol, 128 butir Hexymer, dan 120 butir Trihexyphenidyl 2 miligram.

Selain obat-obatan tersebut, polisi juga menyita dua bungkus plastik klip kosong yang diduga digunakan sebagai kemasan penjualan, satu unit telepon genggam, sebuah tas berwarna hitam, serta sebuah buku catatan yang diduga berisi rekap transaksi penjualan obat keras.

Petugas turut mengamankan uang tunai sebesar Rp330 ribu yang diduga merupakan hasil penjualan obat keras ilegal pada hari penggerebekan berlangsung. Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Selain itu juga menyita uang tunai senilai Rp330 ribu yang diduga merupakan uang hasil penjualan obat keras ilegal tersebut pada hari itu,” sebut Fatoni.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan pemasok maupun pihak lain yang terlibat dalam peredaran obat keras ilegal di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Saat ini, tersangka MR telah dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga masih mendalami asal-usul obat keras yang diperjualbelikan serta jalur distribusinya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dan obat keras ilegal. Menurut polisi, partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya memutus mata rantai peredaran obat-obatan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Korsleting Picu Kebakaran di Kapuk Muara

JCCNetwork.id- Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kapuk Muara III, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (8/10/2026) pagi. Api menghanguskan sejumlah rumah dan lapak warga...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
SPPG Jangan Jalan Sendiri-Sendiri Namun Libatkan Petani dan UMKM Lokal Dalam MBG #shorts #trending
00:35
Video thumbnail
JPPI Minta Program MBG Libatkan Petani dan UMKM Lokal
38:16
Video thumbnail
Harga Telur Turun, Mentan Amran Gercep Minta BGN Segera Serap Hasil Peternak
09:24
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina, Indonesia Siap Turun Tangan Bantu Bangun Kembali Gaza
08:05
Video thumbnail
Mentan Amran Serius Urus Jagung Peternak, Sampai Disuruh Nginap di Bulog
08:43
Video thumbnail
Satu Suara, Prabowo-El-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Israel #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Satu Suara, Prabowo-El-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Israel
08:46
Video thumbnail
Detik-Detik Arsul Sani Berkelakar di Sidang MK: Sekolah Tidak, Ijazah Ada #shorts #trending
01:06
Video thumbnail
Monen Celetukan Arsul Sani di Sidang MK, Singgung Sarjana Tanpa Ijazah SMA
09:54
Video thumbnail
Mentan Amran Minta Asosiasi Peternak Sampaikan Keluhan Langsung, Tak Perlu Demo di Jalan
11:38
Video thumbnail
Prabowo Pasang Badan untuk Peternak, Mentan Amran Diperintahkan Ini
08:51
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina
08:22
Video thumbnail
Detik Detik Iring Iringan Presiden Mesir Disambut Prabowo #shorts #trending
01:23
Video thumbnail
Momen Kedatangan Presiden Mesir di Indonesia, Iring-Iringan Kendaraan Bikin Melongo
08:25
Video thumbnail
Detik-Detik Komisi III DPR Cecar Kapolres soal Dugaan Pengrusakan Kuburan #shorts #trending
02:49
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER