JCCNetwork.id-Penangkapan Andre Fernando alias Charlie alias “The Doctor” di Penang, Malaysia, mengungkap peran pentingnya dalam jaringan peredaran narkotika internasional yang terhubung ke Indonesia.
Tersangka yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) itu diduga menjadi penghubung utama distribusi narkoba lintas negara.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memastikan penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Divhubinter Polri dan Interpol.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menyatakan Andre telah diamankan dan dibawa ke Indonesia untuk menjalani proses hukum.
“DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias ‘The Doctor’ berhasil ditangkap,” ujar Eko dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Andre diduga berperan sebagai distributor utama dalam jaringan narkoba berskala besar.
Ia disebut menyuplai berbagai jenis narkotika, termasuk sabu, cairan vape mengandung etomidate, dan zat berbahaya lain.
Peredaran dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari darat hingga pengiriman kargo.
Dalam pengembangan kasus, Andre juga diketahui memiliki keterkaitan dengan jaringan yang melibatkan Erwin Iskandar.
Ia diduga menjadi pemasok utama bagi jaringan tersebut serta terlibat dalam rencana pelarian Erwin ke Malaysia yang akhirnya gagal setelah Erwin lebih dulu ditangkap aparat.
Penyelidikan juga mengungkap penggunaan identitas samaran “Charlie” oleh Andre untuk menyamarkan aktivitasnya, termasuk dalam peredaran narkoba di tempat hiburan malam di Jakarta.
Jaringan yang dikendalikan tersangka dilaporkan tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Barat dan Jakarta.
Ketua Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, menyebut Andre telah lama berada di Malaysia sejak 2024.
Ia ditangkap di sebuah apartemen di Penang tanpa perlawanan, dengan barang bukti berupa beberapa telepon genggam dan tas.
“Tidak ada perlawanan, tetapi kita berkoordinasi juga dengan Interpol. Jadi, mereka yang melakukan penindakan di Malaysia. Penangkapannya dilakukan kemarin sore di sebuah apartemen di Penang, Malaysia,” ujar Kevin.
Penangkapan ini menjadi titik penting dalam pengungkapan jaringan narkoba internasional yang selama ini beroperasi secara terorganisir dan melibatkan sejumlah pelaku di dalam maupun luar negeri.



