JCCNetwork.id- Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 10 rumah warga serta dua lapak usaha di sekitar lokasi kejadian.
Informasi dari petugas menyebutkan, laporan kebakaran diterima oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan sekitar pukul 10.46 WIB. Titik kebakaran berada di Jalan Bintaro Permai 3, RT 13/RW 09, Kelurahan Bintaro.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan tim pemadam segera dikerahkan begitu laporan diterima dari warga. Unit pertama dari Pos Bintaro tiba di lokasi sekitar pukul 10.55 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.
Menurutnya, sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi tersebut dengan dukungan sekitar 145 personel. Petugas bekerja cepat memadamkan api yang telah menjalar ke sejumlah bangunan di sekitar sumber kebakaran.
“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Total sebanyak 28 unit mobil pemadam dengan 145 personel kami kerahkan untuk menangani kebakaran ini,” ujar Asril saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3/2026).
Api yang semula muncul dari salah satu bangunan diduga pabrik kerupuk di kawasan tersebut kemudian menjalar dengan cepat ke lapak dan rumah warga di sekitarnya. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api semakin cepat menyebar sehingga warga sempat kesulitan memadamkan kobaran api secara mandiri.
Sejumlah warga sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya dan menyiramkan air ke titik api. Namun upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
“Warga berusaha memadamkan dengan air tidak bisa padam, karena arah angin cepat dan api menjalar ke bagian ke bagian depan,” katanya.
Petugas pemadam akhirnya berhasil melokalisasi api sekitar pukul 11.35 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan tahap pendinginan mulai pukul 11.50 WIB untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, sejumlah warga dilaporkan kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hangus terbakar.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Selain itu, proses pendataan terhadap kerusakan bangunan serta estimasi kerugian materiil juga masih berlangsung.



