Ukraina Tawarkan Bantuan Drone ke Negara Teluk

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan pemerintahnya tengah menyiapkan langkah untuk membantu negara-negara Teluk menghadapi serangan drone dan rudal yang dikaitkan dengan Iran.

“Militer kita memiliki kemampuan yang diperlukan,” kata Zelensky di Kyiv, Rabu (4/3/2026), dikutip dari Kyiv Independent. “Para ahli Ukraina akan bekerja di lokasi, dan tim sudah melakukan negosiasi. Kami siap membantu melindungi nyawa, melindungi warga sipil.”

- Advertisement -

Bantuan tersebut akan memanfaatkan pengalaman Ukraina dalam menghadapi serangan drone yang digunakan Rusia selama perang yang berlangsung sejak 2022.

Dalam pernyataannya di Kyiv pada Rabu (4/3/2026), Zelensky mengatakan militer Ukraina memiliki kemampuan dan pengalaman teknis yang dapat dibagikan kepada negara-negara mitra di kawasan Teluk.

“Semua negara tersebut menghadapi ancaman serius, dan mereka membicarakannya secara terbuka: drone serang Iran. ‘Shahed’ yang sama yang menyerang kota dan desa kita, infrastruktur Ukraina kita,” katanya.

- Advertisement -

Ia menegaskan tim ahli Ukraina siap dikirim untuk memberikan dukungan langsung di lapangan.

Menurut Zelensky, pemerintahnya telah memulai komunikasi dengan sejumlah pemimpin regional, termasuk dari Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, dan Bahrain.

Ia juga menyebut rencana pembicaraan dengan otoritas di Kuwait.

Negara-negara tersebut dilaporkan menjadi sasaran serangan yang menargetkan instalasi militer Amerika Serikat di kawasan.

Serangan itu disebut melibatkan drone kamikaze tipe Shahed-136, model yang sama dengan drone yang digunakan Rusia—dengan nama Geran-2—dalam serangan terhadap kota dan infrastruktur Ukraina.

Zelensky mengatakan dirinya telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha bersama badan intelijen, Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov, serta komando militer untuk menyiapkan proposal bantuan bagi negara-negara mitra tersebut.

Ia menekankan bahwa dukungan itu tidak boleh mengurangi kemampuan pertahanan Ukraina sendiri.

Ketegangan di kawasan Teluk meningkat setelah serangan militer yang dilaporkan dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap fasilitas militer Iran pada 28 Februari.

Sejak itu, Teheran melakukan serangan balasan yang menargetkan Israel serta beberapa negara Teluk.

Di tengah eskalasi tersebut, sistem pertahanan udara NATO dilaporkan mencegat rudal balistik Iran yang menuju wilayah udara Turki pada 4 Maret 2026.

Insiden ini menjadi pencegatan pertama dalam situasi tersebut.

“Saya telah menugaskan tim kami untuk menyajikan cara-cara untuk mendukung negara-negara ini dan memberikan bantuan dengan cara yang tidak membahayakan pertahanan kita sendiri di Ukraina,” ucap Zelensky.

Sementara itu, Uni Emirat Arab mengklaim berhasil menahan sekitar 800 proyektil Iran. Secara keseluruhan, sedikitnya sembilan negara dilaporkan menjadi sasaran serangan.

Data resmi menyebutkan Iran telah meluncurkan lebih dari 800 rudal dan sekitar 1.400 drone serang dalam beberapa hari terakhir.

Serangan tersebut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan serta potensi gangguan pada pasar energi global karena ancaman terhadap jalur pelayaran dan fluktuasi harga minyak dan gas.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia Raih Lima Medali di Hari Pertama Asian Games

JCCNetwork.id- Kontingen Indonesia membuka perjuangan pada Asian Games 2026 dengan mengoleksi lima medali pada hari pertama pertandingan, Minggu (20/9). Torehan tersebut terdiri atas satu...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
JARI’98 Desak Polri Tangkap Pelaku Pembubaran Ibadah #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Detik-Detik Denny Indrayana Cs Persoalkan Syarat Pendidikan Gibran di MK
13:55
Video thumbnail
Aturan Dapur MBG Diubah, Kepala SPPG Tak Boleh Lagi Absen Saat Masak
09:25
Video thumbnail
Buka bukaan di DPR! Kejawen Maneges Minta Kepercayaan Tak Dianaktirikan
09:15
Video thumbnail
Hakim MK Sentil Mantan Pejabat Kemenhub soal Pesawat Delay Bisa Telepon Itukan Bapak
08:55
Video thumbnail
Hakim MK Kekhawatiran soal Diskresi Penyidik ​​di KUHAP Baru dan RUU Perampasan Aset Disinggung
10:37
Video thumbnail
Kocak, Maba UMRI Tolak Promosi Anak Mentan Amran, Malah Dipuji Lolos Uji
09:04
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18
Video thumbnail
Di Depan DPR, Eks Pimpinan KPK Beberkan Fenomena Tujuan Para Koruptor
09:50
Video thumbnail
14 Pejabat Kemenkeu Resmi Dilantik Suahasil, Mayoritas Masuk Jajaran Ditjen Pajak
23:55
Video thumbnail
Di Depan Prabowo Kiai Hasan Gontor Tegaskan Tetap Lebih Memilih Pendidikan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Buzzer Bayaran Antek Asing, Sosmed Dibikin Ribut, Rakyat Jangan Gampang Percaya
08:20
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER