Luapan Anak Sungai Bengawan Solo Picu Banjir di Lima Kecamatan Sragen

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Raya sejak Kamis malam hingga Jumat (6/3/2026) menyebabkan sejumlah anak sungai dari aliran Bengawan Solo meluap dan merendam beberapa wilayah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Akibatnya, banjir menggenangi permukiman warga di lima kecamatan dengan ketinggian air bervariasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen mencatat sedikitnya 11 desa dan kelurahan di lima kecamatan terdampak genangan air. Kecamatan yang mengalami banjir meliputi Ngrampal, Sragen Kota, Sidoharjo, Masaran, serta Sambungmacan.

- Advertisement -

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Sragen, R. Triyono Putro, menjelaskan bahwa luapan air dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan debit anak sungai Bengawan Solo meningkat dan meluber ke kawasan permukiman serta jalan desa.

Menurutnya, wilayah dengan dampak paling signifikan berada di Kecamatan Ngrampal, tepatnya di Desa Bener. Di desa tersebut, puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.

“Di Desa Bener, tepatnya di RT 24, 25, dan 26, tercatat ada 83 unit rumah yang terendam dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Total warga terdampak di lokasi tersebut mencapai 43 KK atau sekitar 160 jiwa,” kata Triyono.

- Advertisement -

Selain Desa Bener, banjir juga merendam beberapa desa lain di Kecamatan Sidoharjo, yaitu Desa Sidoharjo, Sribit, dan Pandak. Di wilayah tersebut, ketinggian air dilaporkan berkisar antara 30 hingga 45 sentimeter.

Genangan juga terjadi di Desa Pringanom di Kecamatan Masaran, Desa Banaran di Kecamatan Sambungmacan, serta sejumlah wilayah di Kecamatan Sragen Kota, seperti Kelurahan Kedungupit, Kelurahan Karangtengah, dan Desa Tangkil.

Berdasarkan data sementara BPBD, total rumah yang terendam di Kabupaten Sragen mencapai 84 unit. Sementara jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 84 kepala keluarga atau sekitar 283 jiwa. Secara administratif, banjir melanda lima kecamatan, 11 desa atau kelurahan, serta sedikitnya 20 rukun tetangga (RT).

Meski genangan air merendam sejumlah rumah, BPBD memastikan hingga Jumat pagi belum ada warga yang harus mengungsi. Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing karena kondisi banjir dinilai belum membahayakan.

Triyono menjelaskan bahwa genangan air juga menutup sejumlah akses jalan desa dengan ketinggian berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter, sehingga sempat menghambat aktivitas warga, terutama pada pagi hari.

Petugas BPBD bersama relawan pun membantu mobilitas masyarakat yang hendak beraktivitas, termasuk anak-anak yang akan berangkat ke sekolah.

“Tidak ada masyarakat yang dievakuasi, ini pagi tadi cuma anak-anak yang mau berangkat sekolah kita bantu dengan perahu,” pungkasnya.

BPBD Kabupaten Sragen saat ini terus memantau perkembangan situasi banjir serta mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Solo Raya masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tekan Tawuran, DKI Bangun Ring Tinju di Manggarai

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun fasilitas olahraga berupa ring tinju di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pembangunan sarana tersebut menjadi salah satu...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Listyo Sigit Kalau Jatuh Jangan Sendiri, Bongkar Dalang Besarnya Juga Dong #shorts #trending
00:22
Video thumbnail
Istana Mendadak Ramai! 11 Duta Negara Datangi Prabowo, Ada Jepang hingga Norwegia
08:31
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER