Rupiah Menguat ke Rp16.889 per Dolar AS

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis (5/3/2026), seiring perbaikan sentimen pasar global.

Mengacu data Bloomberg di pasar spot pukul 09.34 WIB, mata uang domestik terapresiasi 3 poin atau sekitar 0,02 persen ke level Rp16.889 per dolar AS.

- Advertisement -

Penguatan ini terjadi setelah pada penutupan Rabu (4/3/2026) rupiah melemah 20 poin ke posisi Rp16.892 per dolar AS.

“Data ISM sektor jasa dan laporan ketenagakerjaan ADP Amerika Serikat yang solid memberikan dorongan besar bagi sentimen pasar,” ujar Ken Crompton dari NAB.

Sementara itu, indeks dolar AS tercatat naik tipis 0,02 persen ke posisi 98,78.

- Advertisement -

Pergerakan tersebut mencerminkan stabilitas mata uang Negeri Paman Sam di tengah respons pasar terhadap sejumlah rilis data ekonomi.

Berdasarkan data TradingView, mayoritas mata uang Asia juga bergerak menguat.

Sentimen positif dipicu penguatan bursa saham Amerika Serikat serta rilis data ekonomi yang menunjukkan kinerja solid, termasuk laporan sektor jasa dan ketenagakerjaan.

Pelaku pasar turut mencermati perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang dinilai lebih kondusif dibandingkan pekan sebelumnya, sehingga mengurangi tekanan terhadap aset berisiko.

Di kawasan Asia Pasifik, dolar AS bergerak stabil terhadap dolar Singapura di kisaran 1,2748 dolar Singapura per dolar AS.

Greenback juga tercatat melemah sekitar 0,1 persen terhadap won Korea Selatan ke level 1.461,63 won, sementara dolar Australia relatif tidak banyak berubah di posisi US$0,7076.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia–Rusia Perkuat Kerja Sama Investasi Energi Jangka Panjang

JCCNetwork.id-Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi, termasuk pembangunan infrastruktur strategis. Langkah ini merupakan tindak lanjut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER