Tiket Lebaran 2026 Masih Tersedia, 1,5 Juta Lebih Telah Terjual

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan update penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Hingga Kamis, 19 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.502.683 tiket telah terjual dari total 3.837.742 kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa ketersediaan tiket masih cukup luas dan masyarakat dapat segera merencanakan perjalanan sesuai kebutuhan.

- Advertisement -

“Hingga saat ini, baik tiket kereta reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan,” ujar Anne.

Sejumlah kereta api jarak jauh menjadi pilihan utama pelanggan pada periode Lebaran tahun ini. Sepuluh relasi dengan jumlah pelanggan tertinggi hingga saat ini antara lain:

1. KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi (pp): 58.026 pelanggan
2. KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari (pp): 47.927 pelanggan
3. KA Serayu relasi Pasar Senen–Kiaracondong–Purwokerto (pp): 47.235 pelanggan
4. KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan (pp): 44.005 pelanggan
5. KA Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar (pp): 42.211 pelanggan
6. KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen (pp): 40.376 pelanggan
7. KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (pp): 37.911 pelanggan
8. KA Pasundan Tambahan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng (pp): 33.441 pelanggan
9. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan (pp): 31.234 pelanggan
10. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng–Ketapang (pp): 27.145 pelanggan

- Advertisement -

Tingginya minat pelanggan menunjukkan pergerakan masyarakat menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatra telah berlangsung sejak awal periode penjualan.

Adapun sejumlah tanggal keberangkatan dengan penjualan tertinggi hingga saat ini tercatat pada 24 Maret 2026 sebanyak 108.297 tiket terjual, disusul 23 Maret 2026 sebanyak 107.958 tiket, kemudian 19 Maret 2026 sebanyak 100.485 tiket, serta 18 Maret 2026 sebanyak 98.731 tiket, yang menunjukkan peningkatan pergerakan pelanggan menjelang periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Anne menjelaskan bahwa pelanggan yang belum mendapatkan tiket pada tanggal pilihan tetap memiliki peluang dengan mempertimbangkan alternatif jadwal.

“Bagi pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi pilihan, kami menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik lebih awal maupun setelah hari yang direncanakan. Skema connecting train juga dapat menjadi opsi untuk menjangkau kota tujuan melalui kombinasi perjalanan yang tersedia,” jelas Anne.

Pemerintah juga memberikan insentif tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung keterkelolaan mobilitas nasional. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI melaksanakan penugasan Angkutan Idulfitri 2026 dengan fokus pada kesiapan sarana, kelancaran operasional, serta pelayanan pelanggan di seluruh wilayah kerja.

KAI mengajak masyarakat melakukan pembelian melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan perusahaan guna memastikan keamanan transaksi dan kemudahan layanan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Menkeu Tegaskan Pajak THR Swasta Tetap Berlaku

JCCNetwork.id- Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan pemotongan pajak terhadap tunjangan hari raya (THR) bagi pekerja sektor swasta tetap mengikuti aturan perpajakan yang berlaku. Sementara itu,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER