JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kuta Selatan, Bali, pada Selasa (17/2/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat dan sempat menimbulkan getaran yang dirasakan di sejumlah titik.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 02.23 WIB. Episentrum gempa berada di laut, sekitar 81 kilometer barat daya Kuta Selatan.
“Pusat gempa berada di laut 81 Km Barat Daya Kuta Selatan,” tulis BMKG melalui laman resminya.
BMKG mencatat gempa berada pada koordinat 9,32 Lintang Selatan dan 114,71 Bujur Timur dengan kedalaman 37 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa tergolong gempa menengah yang sumbernya berada di bawah dasar laut.
“Lokasi: 9,32 LS-114,71 BT,” imbuhnya.
Guncangan dilaporkan dirasakan di wilayah Kuta dan Kuta Selatan dengan intensitas II Skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Pada skala II MMI, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang, terutama mereka yang berada dalam bangunan atau dalam kondisi tenang. Getaran terasa ringan dan tidak menyebabkan kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dilaporkan berjalan normal setelah gempa terjadi.
BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pihak BMKG mengingatkan warga untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi melalui kanal komunikasi yang telah disediakan, serta memastikan bangunan tempat tinggal memenuhi standar ketahanan gempa guna meminimalkan risiko saat terjadi guncangan susulan.



