Kemdiktisaintek Setujui 160 Prodi Spesialis Baru

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah mencatat Indonesia masih menghadapi kekurangan signifikan tenaga dokter spesialis. Hingga saat ini, jumlah dokter spesialis di Tanah Air baru mencapai sekitar 51.949 orang, angka yang dinilai belum memadai untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan nasional.

Berdasarkan perhitungan rasio ideal 0,28 dokter spesialis per 1.000 penduduk, Indonesia diperkirakan masih membutuhkan tambahan sekitar 30.000 dokter spesialis guna mencapai standar pelayanan yang optimal. Kesenjangan ini menjadi tantangan serius, terutama dalam upaya pemerataan layanan kesehatan di berbagai daerah.

- Advertisement -

Produksi dokter spesialis melalui program pendidikan saat ini pun belum mampu mengejar kebutuhan tersebut. Setiap tahun, rata-rata hanya sekitar 2.700 dokter spesialis yang lulus dari berbagai institusi pendidikan. Padahal, untuk memenuhi target rasio ideal dalam waktu yang lebih cepat, dibutuhkan sedikitnya 32.000 lulusan per tahun.

Merespons kondisi tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengambil langkah strategis dengan menyetujui pembukaan ratusan program pendidikan dokter spesialis dan sub-spesialis di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib, menyampaikan bahwa pihaknya telah melampaui target awal pembukaan program baru. Dari target 148 program pendidikan dokter spesialis dan sub-spesialis, hingga kini telah disetujui sebanyak 160 program studi baru.

- Advertisement -

“Dari target 148 program pendidikan dokter spesialis baru, kami telah menyetujui sebanyak 160 program studi baru,” kata Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Mukhamad Najib di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peningkatan jumlah dokter spesialis di Indonesia. Presiden menilai ketersediaan dokter spesialis masih sangat terbatas dan belum merata, sehingga perlu percepatan dalam penambahan kapasitas pendidikan.

Najib mengakui, pada awalnya target pembukaan ratusan program baru tersebut dinilai cukup berat. Namun, sebagai amanat Presiden, Kemdiktisaintek melakukan berbagai langkah percepatan, termasuk menunjuk sejumlah perguruan tinggi yang dinilai memiliki kesiapan sumber daya dan fasilitas untuk menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis.

Dari total 160 program yang telah disetujui, sebanyak 128 merupakan program spesialis dan sisanya merupakan program sub-spesialis. Pemerintah berharap penambahan program ini dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga medis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini cukup berat, tapi setelah diupayakan dan menunjuk sejumlah universitas yang dianggap mampu, maka sampai saat ini sudah ada 160 program pendidikan dokter spesialis yang terdiri dari 128 spesialis dan sisanya sub-spesialis,” ujarnya.

Selain mendorong peningkatan jumlah program pendidikan, Kemdiktisaintek juga menyoroti pentingnya lingkungan pendidikan yang sehat bagi para peserta didik. Najib mengingatkan agar para dokter senior dan tenaga pendidik tidak memberikan tekanan berlebihan kepada dokter yang tengah menempuh pendidikan spesialis.

Ia menegaskan bahwa praktik perundungan dalam dunia pendidikan kedokteran tidak boleh terjadi. Pemerintah ingin memastikan proses pendidikan berjalan secara profesional dan manusiawi, tanpa adanya intimidasi yang dapat berdampak pada kesehatan mental peserta didik.

“Jangan sampai ada perundungan, apalagi ada yang sampai bunuh diri, untuk itu, kami berpesan agar jangan sampai ada hal itu,” katanya.

Dengan penambahan program pendidikan dokter spesialis dan penguatan sistem pembinaan, pemerintah berharap kekurangan tenaga spesialis dapat ditekan secara bertahap, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Formappi Sebut DPR Tak Berdaya, Hanya Cuman Satu Orang Kuat Disebut Bisa Menentukan Segala Sesuatu

JCCNetwork.id – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Ia menilai parlemen...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46
Video thumbnail
Bahlil Jamin BBM Subsidi Tak Naik, Tegaskan Sesuai Perintah Presiden #shorts #trending
01:36
Video thumbnail
Bahlil Tegaskan Arahan Prabowo soal BBM Subsidi: Harga Tetap, Rakyat Indonesia Tenang
13:36
Video thumbnail
Bahas RUU Perampasan Aset, DPR Soroti Sikap Mahasiswa UI yang Dinilai Berbeda saat di Lapangan
08:25
Video thumbnail
Sikap Tegas Bahlil soal Ekspor Gas: Jangan Ajari Kita soal Komitmen Kontrak
09:03
Video thumbnail
Momen Hangat Amran ke Petani, Topi dan Selendang Dipakaikan Langsung #shorts #trending
01:56
Video thumbnail
TR Jeritan Warga ke Prabowo Rumah Dibedah Tak Tuntas, Rakyat Terpaksa Ngontrak #shorts #trending
02:20
Video thumbnail
Momen Penuh Keakraban, Mentan Amran Pakaikan Topi dan Selendang Langsung ke Petani
09:13
Video thumbnail
Kenapa Rakyat Jangan Berharap Lagi ke DPR Selama 3 Tahun Kedepan? #shorts #trending
01:37
Video thumbnail
Rocky Gerung Celetuk Soal Gaji Wantimpres Rp76 Juta, Tak Ada Gunanya #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Blak-blakan Rocky Gerung, Gaji Wantimpres Rp76 Juta Disebut Tak Ada Gunanya
09:34

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER