JCCNetwork.id-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperluas kontribusinya terhadap perekonomian daerah dengan mengintegrasikan sektor industri, pariwisata, budaya, dan UMKM.
Upaya tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Industropolis Festival 2026 yang digelar dalam rangka peringatan lima tahun KEK Industropolis Batang.
Festival yang berlangsung terbuka dan tanpa biaya masuk itu berhasil menarik lebih dari 10.000 pengunjung dari Kabupaten Batang dan wilayah sekitarnya.
Tingginya jumlah pengunjung memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM dari desa-desa penyangga kawasan industri.
Direktur KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan, menyatakan bahwa festival tersebut menjadi konser publik pertama yang diselenggarakan di kawasan KEK sekaligus menandai fase baru pengembangan kawasan.
Ia menegaskan bahwa keberadaan kawasan industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Melalui Industropolis Festival, kami ingin menegaskan bahwa KEK Industropolis Batang tidak hanya tumbuh sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai ruang publik dan destinasi pariwisata,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Selain hiburan musik, festival ini menampilkan beragam pertunjukan seni budaya lokal, di antaranya KBBS Marching Pring, Bolodewa, Sanggar Prastikasmara, Tata Naluri Etnic Project, hingga penampilan utama Guyon Waton yang menjadi daya tarik utama pengunjung.
Partisipasi UMKM menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan tersebut.
Sejumlah tenan melaporkan peningkatan transaksi selama festival berlangsung.
Panitia juga mengalokasikan 10 persen dari total transaksi UMKM untuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.
Penyelenggaraan Industropolis Festival 2026 dinilai memperkuat citra KEK Industropolis Batang sebagai kawasan ekonomi yang tidak hanya produktif secara industri, tetapi juga aktif secara sosial dan budaya.
Sinergi antara industri, UMKM, dan masyarakat diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut.























