Siswa SMP Lempar Bom Molotov ke Sekolahnya Saat Jam Makan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Densus 88 Antiteror Polri mengamankan seorang siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang diduga sebagai pelaku pelemparan bom molotov di lingkungan sekolahnya pada Selasa (3/2/2026). Kejadian berlangsung saat para siswa sedang menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) di jam istirahat.

Densus 88 Antiteror Polri turun tangan menyelidiki insiden ini. Dari pengembangan, aparat tidak hanya menemukan bom molotov, tetapi juga petasan dan pisau milik pelaku.

- Advertisement -

Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra, menjelaskan bahwa empat petasan dinyalakannya untuk memicu ledakan molotov. Ledakan tersebut menyebabkan satu siswa lain terluka terkena percikan.

Adapun pelaku masih di bawah umur ini diduga terpapar ideologi kekerasan ekstrem melalui grup True Crime Community (TCC) di media sosial.

Sementara itu, Kapolda Kalbar, Irjen Pipit Rismanto mengatakan hasil pendalaman awal menunjukkan pelaku mengalami tekanan psikologis berat akibat kondisi keluarganya. Kakek dan ayahnya diketahui sedang sakit, menimbulkan beban mental yang diduga memengaruhi kondisi kejiwaannya.

- Advertisement -

Pipit mengakui, anak tersebut sempat masuk dalam pemantauan, tetapi pengawasan tidak lagi intensif setelah munculnya persoalan di lingkungan keluarganya. Investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap motif dan jaringan terkait kasus ini.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jayapura Diguncang Gempa M5,5, Tak Berpotensi Tsunami

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Jayapura, Papua, pada Rabu pagi, 2 September 2026. Guncangan tersebut tercatat oleh Badan Meteorologi,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Bayern Lolos ke Putaran Kedua

Dua Kubu Keraton Solo Saling Lapor

BGN Soroti Kelalaian SPPG Sidoarjo

Persib Tembus Grup ACL 2

Fortuna Sittard Tekuk Groningen