JCCNetwork.id- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sempat menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh yang kerap disebut sebagai pihak oposisi. Pertemuan tersebut, kata Sjafrie, membahas kepentingan strategis negara.
Sjafrie menegaskan, pembahasan dalam pertemuan itu difokuskan pada bagaimana negara seharusnya dikelola secara baik dan bertanggung jawab oleh seluruh elemen bangsa. M asih terdapat berbagai persoalan yang membuat posisi negara tidak diuntungkan, terutama terkait pengelolaan sumber daya alam serta perputaran keuangan nasional.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meluruskan anggapan publik terkait pertemuan tersebut. Ia memastikan bahwa pihak-pihak yang bertemu Presiden Prabowo di kediaman Kartanegara pada Jumat (30/1) bukan merupakan tokoh partai politik.
Ia menyebutkan mereka adalah para tokoh masyarakat dan cendekiawan. Beberapa nama yang hadir dalam pertemuan itu antara lain, peneliti BRIN Siti Zuhro, eks Ketua KPK Abraham Samad, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu hingga eks Kabareskrim Susno Duadji. Disisi lain, Siti Zuhro mengaku ikut hadir langsung itu menolak disebut sebagai tokoh oposisi, mengingat statusnya saat ini adalah sebagai pegawai negeri sipil (PNS).




