Perairan Tanimbar Rawan Disusupi Penyelundupan WNA China, Keamanan Regional Dipertanyakan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Mercy Chriesty Barends, ST, anggota DPR RI asal Maluku dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, menyikapi dengan serius terkuaknya kasus penyelundupan 9 Warga Negara Asing (WNA) asal China yang diduga menggunakan jalur laut melalui perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku dengan tujuan Australia.

Kasus ini bermula pada Agustus 2025 ketika saksi LX membawa sembilan WNA China dari Jakarta menuju Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, dan pergerakan ini kemudian terungkap sebagai bagian dari jaringan ilegal transnasional yang hendak memanfaatkan sejumlah wilayah di Indonesia sebagai transit menuju Australia. 3 tersangka telah ditetapkan yang menyiapkan longboat dan memberangkatkan 9 WNA China ke Australia. Di bulan oktober 2025 otoritas Australia melakukan deportasi ke jakarta untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tersangka telah diserahkan dari Kejaksanaan Negeri Tanimbar ke Kejaksanaan Tinggi Maluku dan per tanggal 19 Januari 2026 berkas perkara dinyakan lengkap atau P-21.

- Advertisement -

Mercy menyatakan, dalam perpektif HAM dan penegakan hukum, penyelundupan manusia secara ilegal bukan hanya merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan hukum imigrasi, tetapi juga mengandung potensi ancaman terhadap keselamatan dan ketertiban masyarakat wilayah perbatasan, serta berisiko terhadap perlindungan tenaga kerja migran Indonesia.

 

“Kejadian ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan, penegakan hukum, dan koordinasi antar-institusi di perbatasan laut Indonesia-Australia hingga perairan Maluku, Nusa Tenggara, Papua dan wilayah perbatasan lainnya di Indonesia,” kata Mercy dalam keterangannya, Kamis (22/1/2025).

- Advertisement -

 

Sebagai wakil rakyat dari Maluku, Mercy menyampaikan beberapa hal prinsip terkait kasus dimaksud, yakni:

Penegakan Hukum yang Tegas dan Tanpa Kompromi, kasus ini menunjukkan bahwa sindikat internasional semakin canggih dalam memanfaatkan celah administratif dan jalur laut terpencil di Perairan Maluku-Indonesia. Negara harus memastikan bahwa aparat penegak hukum, dan instansi terkait diberi mandat serta dukungan maksimal untuk menindak tegas pelaku penyelundupan manusia.

Perlindungan Hak Asasi dan Keamanan Manusia, apakah itu WNA maupun WNI yang terlibat dalam sindikat ini semestinya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Jika WNA China bisa diselundupkan apalagi WNI” lanjut Barends. Negara harus menjamin bahwa tidak ada eksploitasi terhadap pekerja migran kita sendiri atau kelompok asing yang dipermainkan oleh jaringan ilegal tersebut. Kita wajib memberikan perlindungan sesuai prinsip HAM dan hukum internasional.

Perkuat Kerja Sama Internasional, fenomena penyelundupan manusia dari/ke wilayah Indonesia bukan isu lokal, tetapi jaringan lintas negara. Kerja sama intelijen dan koordinasi keamanan maritim dengan negara sahabat, termasuk Australia dan negara-negara ASEAN, harus terus ditingkatkan guna mencegah dan mengatasi modus serupa di masa depan.

Untuk itu, saya mendesak Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM, Keamanan Laut, Imigrasi, serta TNI/Polri, untuk memperkuat patroli maritim di seluruh perairan kepulauan, termasuk wilayah Maluku dan sekitarnya, agar masyarakat merasa aman dan ekosistem ekonomi maritim kita terlindungi. Pemerintah harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan bertindak tegas demi kedaulatan negara, keamanan wilayah perbatasan dan perlindungan bagi masa depan generasi bangsa yang lebih aman dan sejahtera.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kasus Penyadapan Ilegal, Prabowo Sampaikan Keprihatinan

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan mendalam atas perkembangan kasus dugaan penyadapan ilegal, penghapusan bukti elektronik, serta akses tanpa hak terhadap kepala negara dan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan Pensiunan Jenderal Puji Kapolri Suyudi Bongkar Kasus Sadap Presiden Malah Disorot
08:21
Video thumbnail
Listyo Sigit Kalau Jatuh Jangan Sendiri, Bongkar Dalang Besarnya Juga Dong #shorts #trending
00:22
Video thumbnail
Istana Mendadak Ramai! 11 Duta Negara Datangi Prabowo, Ada Jepang hingga Norwegia
08:31
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER