Noel Ogah Ajukan Pengampunan Presiden Terkait Kasus Pemerasan K3

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025, Immanuel Ebenezer (Noel), menyatakan tidak akan mengajukan abolisi maupun permohonan ampunan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait perkara dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 yang kini menjeratnya sebagai terdakwa.

Pernyataan tersebut disampaikan Noel menjelang sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

- Advertisement -

Ia menegaskan Presiden tidak semestinya dibebani dengan urusan hukum yang menurutnya merupakan tanggung jawab pribadi.

“Presiden jangan dibebani hak seperti itu. Presiden fokus saja pada kerja-kerja kerakyatan,” ujar Noel di hadapan awak media.

Noel mengakui bahwa perkara yang menjeratnya merupakan konsekuensi dari perbuatannya sendiri. Oleh karena itu, ia memilih menghadapi proses hukum tanpa meminta intervensi kekuasaan eksekutif.

- Advertisement -

Sikap tersebut berbeda dengan pernyataannya sebelumnya saat pertama kali ditetapkan sebagai tersangka, ketika ia sempat berharap memperoleh amnesti.

Ia menilai Presiden Prabowo memiliki agenda nasional yang jauh lebih penting dibandingkan mengurus perkara yang ia sebut sebagai “aib pribadi”.

Noel juga menyinggung narasi yang berkembang dalam penanganan perkara tersebut, termasuk penyebutan dirinya sebagai aktor utama dalam dugaan praktik pemerasan.

“Noel berharap tidak ada penegakan hukum yang dibangun di atas kebohongan. Kalau memang salah, silakan dibuktikan di pengadilan,” ucapnya.

Dalam perkara ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga telah terjadi pemerasan dalam proses pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan dengan nilai mencapai Rp201 miliar.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut angka tersebut diperoleh dari hasil penelusuran rekening para tersangka selama periode 2020–2025.

Nilai itu belum termasuk dugaan pemberian dalam bentuk tunai maupun barang, seperti kendaraan, fasilitas perjalanan ibadah haji dan umrah, serta bentuk gratifikasi lainnya.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Immanuel Ebenezer bersama 10 orang lainnya sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto mencopot Noel dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Piala Asia 2027 Mundur, Skuad Garuda Punya Waktu Persiapan Lebih Panjang

JCCNetwork.id- Penundaan penyelenggaraan Piala Asia 2027 dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Perubahan jadwal turnamen sepak bola tertinggi di kawasan Asia...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan Pensiunan Jenderal Puji Kapolri Suyudi Bongkar Kasus Sadap Presiden Malah Disorot
08:21
Video thumbnail
Listyo Sigit Kalau Jatuh Jangan Sendiri, Bongkar Dalang Besarnya Juga Dong #shorts #trending
00:22
Video thumbnail
Istana Mendadak Ramai! 11 Duta Negara Datangi Prabowo, Ada Jepang hingga Norwegia
08:31
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER