JCCNetworkk.id- Upaya pemulihan stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU swasta mulai menunjukkan perkembangan.
Shell Indonesia memastikan rencana pembelian base fuel dari PT Pertamina (Persero) tengah memasuki tahap akhir, setelah pasokan BBM di sejumlah SPBU sempat terhenti.
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyatakan pembahasan kerja sama business-to-business (B2B) dengan Pertamina Patra Niaga telah berada pada fase final.
“Kami akan menjual kembali produk BBM kepada pelanggan,” ujar Ingrid kepada wartawan, Rabu (26/11).
Shell disebut akan menerima pasokan base fuel sebanyak 100 ribu barel dari Pertamina. Namun, Ingrid belum dapat memastikan kapan penjualan BBM di seluruh SPBU Shell kembali normal.
Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menegaskan bahwa Pertamina dan Shell telah mencapai kesepakatan terkait pengadaan base fuel tersebut. Ia memastikan pengiriman telah dilakukan pada awal pekan ini.
“Tanggal 24 atau 25 sudah sampai di titik serah yang disepakati antara Pertamina dengan Shell,” kata Yuliot.
Dengan pembelian ini, Shell mengikuti langkah SPBU swasta lain seperti BP-AKR dan Vivo yang lebih dulu mendapatkan pasokan base fuel dari Pertamina.
Vivo bahkan telah memesan 100 ribu barel pada pekan sebelumnya.



