MenPAN-RB Revisi Skema Pemindahan ASN ke IKN

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini mengungkapkan bahwa rencana tahapan perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) perlu direvisi. Perubahan itu dilakukan menyusul bertambahnya jumlah kementerian dan lembaga pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025), Rini menjelaskan bahwa skema pemindahan ASN pada dasarnya sudah disusun sejak 2022 hingga 2024, ketika pemerintahan masih dipimpin Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

- Advertisement -

Rencana tersebut mencakup penapisan dari aspek kelembagaan, penentuan kelompok ASN yang akan dipindahkan, hingga jumlah personel yang siap berpindah.

“Tapi sampai sekarang kita belum, belum ada, karena waktu itu terakhir tahun 2024 itu rencananya memang akan ada pemindahan. Ada dulu dengan menggunakan share office seperti itu, ada kemudian untuk 2030 sampai 2045 sudah kita sesuaikan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dalam rencana awal, perpindahan ASN semula akan dimulai pada 2024 dengan skema berbagi kantor (shared office). Bahkan, peta pemindahan hingga periode 2030–2045 telah disusun.

- Advertisement -

Namun, dengan adanya penambahan kementerian dari 34 menjadi 48 pada masa pemerintahan baru, penyusunan ulang menjadi keharusan. Rini menegaskan bahwa pemetaan ulang diperlukan agar Otorita IKN (OIKN) dapat menempatkan ASN secara tepat sesuai fungsi masing-masing.

“Orang-orangnya juga sudah berpindah, fungsi-fungsinya sudah berpindah dan kami tentunya harus melakukan pemetaan kembali supaya memudahkan OIKN nanti melakukan penempatan untuk orang-orangnya,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Raisa Jadi Srikandi di Sabang Merauke

JCCNetwork.id – Penyanyi Raisa tampil sebagai Srikandi dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026 bertajuk Hikayat Srikandi Nusantara. Pertunjukan kolosal tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Kode Gratifikasi Rektor Unsoed, Jangan Minta di Awal, Kalau Dikasih Makasih
14:00
Video thumbnail
Belum Tuntas di Sumatera, Kini NTT Dilanda Gempa! Ara Minta Negara Bergerak Lebih Cepat dari Swasta
10:50
Video thumbnail
Bikin Terdiam! Mentan Amran Sentil Orang Malas: Bangun Siang, Ngopi, Main Domino, Tapi Minta Rezeki
08:17
Video thumbnail
Momen Haru Gibran Peluk Anak Korban Gempa NTT
08:27
Video thumbnail
Mentan Amran Senang Lihat Brigade Pangan dan Bilang Kamu Harus Jadi Orang Kaya
08:41
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Kambing ke Mahasiswa, Sambil Bercanda Sebelum Kamu Makan, Kambing Harus Makan
08:40
Video thumbnail
Momen Haru! Mentan Amran Bantu Wisudawan Yatim, Langsung Dikasih Hand Traktor
09:13
Video thumbnail
Bikin Haru! Warga Korban Gempa NTT Ucap Terima Kasih Mendalam untuk Gibran
08:35
Video thumbnail
Ngeri! Menteri PU Ungkap NTT Hadapi Gempa M5,6 Bak Makanan Setiap Hari
10:14
Video thumbnail
Dulu Meremehkan, Kini Nasibnya Justru 'Ditentukan' Sang Menteri Amran
09:51
Video thumbnail
Mentan Amran Gaspol Dukung Brigade Pangan Alumni Untad, Langsung Kasih Bantuan Alat Pertanian
11:45
Video thumbnail
Kabareskrim Tak Nongol di DPR, Benny K. Harman: Dengarkan Dulu Aspirasi KPA!
15:40
Video thumbnail
Dedak Langka, Untung Menipis! Pengusaha Muda Curhat ke Mentan Amran, Jawabannya Bikin Kaget!
11:40
Video thumbnail
Konflik Agraria Menyangkut Nasib Rakyat, Kabareskrim Malah Tak Hadir
15:46
Video thumbnail
DPR Sesalkan Kabareskrim Absen dan Terpaksa Rapat Konflik Agraria Ditunda
09:07
Video thumbnail
Banyak Orang di Seluruh Indonesia Rajin Krtik Gubernur Jabar? #shorts #trending
00:40
Video thumbnail
Kok Banyak Orang di Seluruh Indonesia Rajin Kritik Gubernur Jabar?
08:38
Video thumbnail
KDM Blak blakan Paling Banyak Dikritik #shorts #trending
00:31

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Persib Tekuk Bali United 3-2

Pria Tewas Tertabrak KRL di Tebet

Rupiah Menguat ke Rp17.794

Api TPA Ciniru Meluas

Pandu Wiguna Gabung Dewa United