JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi melanda sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Selasa (25/11/2025) mulai pukul 07.00 WIB. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi laut yang diperkirakan mengalami peningkatan signifikan akibat pola angin yang tidak stabil.
Dalam laporan resminya, BMKG memproyeksikan gelombang dapat mencapai ketinggian hingga 4 meter di beberapa titik. Pola angin di wilayah utara tercatat bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6-30 knot, sementara di wilayah selatan angin bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 6-25 knot.
BMKG juga mencatat Selat Malaka bagian tengah sebagai lokasi dengan kecepatan angin tertinggi. Sejumlah perairan yang masuk kategori waspada gelombang 1,25-4 meter meliputi Samudra Hindia barat Aceh dan Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil, serta aktivitas penangkapan ikan. BMKG meminta masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau pembaruan informasi cuaca maritim.
Pihak BMKG menegaskan bahwa perubahan cuaca di laut dapat terjadi secara cepat sehingga seluruh aktivitas pelayaran disarankan mengikuti arahan keselamatan dan tidak memaksakan keberangkatan apabila kondisi tidak memungkinkan.























