JCCNetwork.id- Pelatih Mali U-23, Fousseni Diawara, menilai Timnas Indonesia U-23 memiliki tiga pemain yang berpotensi besar merepotkan timnya menjelang laga uji coba kedua di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (18/11). Tiga pemain yang disebut Diawara adalah Ivar Jenner, Doni Tri Pamungkas, dan Rahmat Arjuna. Penilaian itu ia sampaikan setelah melihat performa Indonesia pada pertemuan pertama, Sabtu (15/11).
“Saya sudah mengetahui tim ini [Indonesia U-23]. Ada beberapa pemain bagus, seperti nomor lima [Ivar Jenner], juga dua pemain winger [Doni Tri Pamungkas dan Rahmat Arjuna] bermain dengan baik,” kata Diawara.
Pada pertandingan sebelumnya, Ivar Jenner berperan sebagai gelandang box to box. Pemain FC Utrecht itu tampil dinamis dengan mengatur tempo permainan, menghubungkan antarlini, sekaligus memutus serangan cepat Mali. Meski baru bergabung kembali dengan skuad Garuda Muda, Jenner perlahan menunjukkan adaptasi yang semakin solid.
Sementara itu, Doni Tri Pamungkas, yang biasanya bermain sebagai bek kiri, kali ini dipasang Indra Sjafri sebagai winger kiri. Perubahan posisi itu justru membuat sektor serang Indonesia lebih hidup. Akselerasi Doni beberapa kali membuat pertahanan Mali kesulitan, meski belum menghasilkan gol.
Di sisi kanan, Rahmat Arjuna tampil bekerja keras menyisir pertahanan Mali. Pemain Bali United ini solid dalam pergerakan ofensif, namun belum mampu menembus rapatnya barisan pertahanan lawan. Beberapa umpan silangnya juga masih mudah dipatahkan.
Pertandingan kedua melawan Mali U-23 diperkirakan akan menjadi ajang evaluasi akhir bagi pelatih Indra Sjafri. Laga ini menjadi simulasi penting sebelum Indonesia U-23 bertarung dalam perebutan medali emas SEA Games 2025 di Thailand. Perubahan komposisi pemain dan reposisi posisi disebut berpotensi kembali dilakukan untuk menemukan kombinasi paling efektif.























