JCCNetwork.id- Polda Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait maraknya dugaan kasus penculikan dan perdagangan anak yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir. Seruan ini disampaikan sebagai upaya pencegahan agar keselamatan anak-anak tetap terjaga.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak, terutama ketika berada di ruang publik.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi aksi penculikan maupun perdagangan anak. Orang tua harus mengawasi anak-anak mereka dan tidak membiarkan mereka bermain sendirian di luar,” ujarnya di Jambi, Senin (10/11/2025), dikutip dari Antara.
Polda Jambi merilis sejumlah langkah pencegahan, antara lain memastikan anak selalu dalam pengawasan, baik saat berada di sekolah, bermain, maupun bepergian. Masyarakat juga diminta tidak meninggalkan anak tanpa pendamping, termasuk di dalam kendaraan meski hanya sebentar.
Warga juga diminta mewaspadai ajakan orang asing, baik secara langsung maupun melalui media sosial, yang menawarkan hadiah, bantuan, atau pekerjaan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai modus kejahatan.
“Segera laporkan ke kepolisian jika mendapati anak hilang atau melihat perilaku mencurigakan terhadap anak-anak. Edukasi anak agar tidak mudah percaya pada orang yang belum dikenal dan segera mencari pertolongan bila merasa diikuti atau terancam,” tambah Mulia.
Ia menegaskan Polda Jambi berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan anak sebagai generasi penerus, serta akan menindak tegas pelaku kejahatan terhadap anak. Aparat juga mengajak masyarakat memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Peringatan ini disampaikan setelah tim Resmob Polda Jambi bersama Polda Makassar berhasil menemukan Bilqis, anak berusia empat tahun yang dilaporkan hilang dari Makassar. Korban ditemukan dalam kondisi selamat di Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada akhir pekan lalu.
Dua pelaku yang berada di Jambi turut diamankan. Bilqis kemudian dipulangkan untuk dipertemukan kembali dengan orang tuanya di Makassar.























