60 Napi High Risk Pangkal Pinang Dipindah ke Nusakambangan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sebanyak 60 narapidana dengan kategori risiko tinggi dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dipindahkan ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (19/9/2025). Pemindahan ini dilakukan sebagai langkah strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk memperkuat pengamanan sekaligus memutus peredaran narkoba di dalam lapas.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bangka Belitung, Herman Sawiran, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Dirjen Pemasyarakatan.

- Advertisement -

“Pemindahan ini untuk mendukung pembinaan sekaligus pengamanan yang lebih tepat bagi warga binaan kategori high risk, serta membersihkan lapas dari praktik peredaran narkoba,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

Rombongan narapidana diberangkatkan dari Pangkal Pinang dengan pengawalan ketat. Proses pengamanan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Pengamanan Intelijen, Direktorat Kepatuhan Internal, Kanwil Ditjenpas Bangka Belitung, serta satuan Brimob Polda Bangka Belitung. Setibanya di Pelabuhan Cilacap, Jawa Tengah, para napi langsung digiring menuju kompleks Nusakambangan dengan penjagaan berlapis.

Berdasarkan data resmi, para narapidana tersebut kemudian ditempatkan di tiga lapas dengan sistem keamanan maksimum. Mereka disebar ke Lapas Super Maximum Security Karanganyar, Lapas Maximum Security Ngaseman, dan Lapas Maximum Security Besi. Ketiga lapas itu dikenal sebagai fasilitas dengan tingkat pengawasan paling ketat di Indonesia, yang dirancang untuk menampung napi kategori berisiko tinggi, mulai dari bandar narkoba, pelaku kejahatan terorganisasi, hingga narapidana dengan rekam jejak mengganggu stabilitas keamanan.

- Advertisement -

Herman menegaskan, proses pemindahan berjalan tanpa hambatan. Ia berharap langkah ini memberi efek jera dan memperkuat disiplin di kalangan warga binaan, baik yang dipindahkan maupun yang masih berada di Pangkal Pinang.

“Proses pemindahan berjalan lancar. Kami berharap langkah ini tidak hanya berdampak positif bagi warga binaan yang dipindahkan, tetapi juga menjadikan Lapas Pangkal Pinang lebih bersih dari pelanggaran keamanan dan ketertiban, termasuk bebas dari narkoba,” tambahnya.

Pemindahan napi high risk ke Nusakambangan bukan kali pertama dilakukan. Namun, Ditjenpas menyebut bahwa operasi serupa akan terus diperkuat demi mencegah lapas menjadi pusat aktivitas kriminal baru. Dengan tambahan pengawasan di Nusakambangan, pemerintah optimistis langkah ini akan mengurangi tekanan terhadap lapas daerah sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan narapidana.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Dukung Naturalisasi Pemain Timnas

JCCNetwork.id-Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat Tim Nasional Indonesia, termasuk melalui program naturalisasi pemain keturunan yang dinilai berpotensi meningkatkan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER