JCCNetwork.id- Penyanyi dan pengusaha kuliner Ashanty memilih mengasingkan diri ke kawasan Puncak, Jawa Barat, usai menutup 15 gerai toko kue miliknya, Lumiere. Keputusan tersebut ia ambil demi menenangkan diri dari kesedihan mendalam akibat penutupan bisnis yang telah ia rintis selama enam tahun terakhir.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @ashanty_ash, Sabtu (2/8/2025), istri musisi Anang Hermansyah itu mengungkapkan bahwa ia memilih menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kota dan mendekat ke pelukan cucu-cucu tercintanya.
“Aku memilih pergi sebentar ke tempat yang tenang dengan udara yang lebih bersih, ke pelukan cucu-cucu yang selalu bisa bikin hati tenang,” tulisnya.
Ashanty tak menutupi rasa berat saat memutuskan menutup Lumiere, brand kue yang sempat populer dan memiliki banyak cabang. Namun, ia mencoba bersikap bijak dengan menyebut keputusan itu sebagai bagian dari proses kehidupan.
“Kadang hidup memaksa kita untuk melepaskan sesuatu yang kita cintai, agar kita belajar bahwa cinta itu enggak harus selalu dimiliki. Cukup dikenang dan disyukuri,” ungkapnya.
Sebelumnya, video Ashanty menangis di hadapan para karyawan saat mengumumkan penutupan gerai Lumiere sempat viral dan menuai simpati. Ia mengaku terpukul, namun tetap ingin menghargai kerja keras seluruh tim yang telah membersamainya selama ini.
Terkait alasan penutupan, Ashanty mengaku ada persoalan internal dalam manajemen yang tidak bisa ia buka ke publik.
“Jujur, benar-benar hanya ada masalah internal. Aku enggak bisa ceritakan juga apa masalah internalnya,” ucapnya dalam wawancara di kanal YouTube, Jumat (1/8/2025).
Hingga kini, Ashanty belum mengumumkan langkah lanjutan apakah akan kembali merintis bisnis serupa atau memilih fokus pada keluarga. Namun, momen retreat ke Puncak bersama cucu-cucu tampaknya menjadi fase pemulihan emosional bagi dirinya.























