JCCNetwork.id- PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) resmi mengumumkan penunjukan Takeyuki Oya, mantan pejabat dari Liga Jepang (J-League), sebagai General Manager Liga 1 Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan sebagai bagian dari strategi besar untuk memperkuat tata kelola kompetisi sepak bola nasional agar lebih profesional dan sesuai dengan standar internasional.
Penunjukan Oya dinilai sebagai langkah progresif oleh berbagai kalangan, termasuk Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir. Ia menyatakan bahwa langkah PT LIB merekrut figur asing berpengalaman seperti Oya menunjukkan adanya keseriusan untuk membawa Liga 1 ke arah yang lebih baik.
Erick menegaskan bahwa keterbukaan PT LIB terhadap inovasi dan profesionalisme merupakan sinyal positif bagi masa depan sepak bola nasional. Menurutnya, keberadaan Oya di manajemen puncak liga diharapkan membawa praktik terbaik dari pengelolaan kompetisi sepak bola Jepang yang selama ini dikenal disiplin dan efisien.
Takeyuki Oya sendiri merupakan sosok yang telah memiliki rekam jejak panjang di manajemen sepak bola Asia, khususnya bersama J-League, yang dianggap sebagai salah satu liga terbaik di benua tersebut dalam hal tata kelola dan pemasaran.
Langkah ini juga sejalan dengan visi jangka panjang PSSI untuk membangun kompetisi yang tidak hanya menarik secara teknis di atas lapangan, tetapi juga kuat dalam aspek komersial, manajerial, serta pembinaan usia dini.
Sejak bergulirnya reformasi di tubuh PSSI dan PT LIB, sejumlah langkah telah diambil untuk memperbaiki sistem kompetisi, termasuk peningkatan kualitas wasit, transparansi regulasi, serta perbaikan sarana dan prasarana klub peserta liga.
Penunjukan General Manager asing seperti Oya diyakini akan mempercepat proses transformasi tersebut, khususnya dalam hal standardisasi operasional liga, pengelolaan jadwal, dan kerja sama komersial internasional.
PT LIB belum memberikan detail lebih lanjut mengenai masa kerja Oya maupun target khusus yang diberikan. Namun demikian, publik sepak bola nasional berharap kehadiran Oya dapat memberikan warna baru serta meningkatkan daya saing Liga 1 di kawasan Asia Tenggara.



