JCCNetwork.id- Empat pemain andalan Timnas Indonesia senior dipastikan absen dalam laga FIFA Matchday September 2025 kontra Lebanon dan Kuwait. Pelatih kepala Patrick Kluivert kemungkinan besar tidak akan menyertakan Justin Hubner, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, dan Rafael Struick, karena keempatnya dialihkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat pemain tersebut akan diprioritaskan untuk memperkuat skuad Garuda Muda di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang digelar pada 3–9 September 2025. Jadwal turnamen tersebut bertepatan langsung dengan kalender resmi FIFA, sehingga tim U-23 diizinkan memanggil pemain-pemain terbaik yang berusia di bawah 23 tahun.
Gerald Vanenburg, pelatih Timnas U-23, dikabarkan ingin memaksimalkan kekuatan penuh untuk menghadapi tantangan berat di Grup J, di mana Indonesia akan bersaing dengan Korea Selatan U-23, Laos U-23, dan Makau U-23. Meskipun Laos dan Makau diperkirakan tidak terlalu menyulitkan, kehadiran Korea Selatan — yang disingkirkan Indonesia di perempat final Piala Asia U-23 2024 — menjadi ancaman serius. Korea Selatan U-23 diyakini akan tampil ngotot untuk membalas kekalahan sebelumnya.
Dengan hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026, kemenangan di setiap laga menjadi krusial. Hal inilah yang membuat tim pelatih memilih menurunkan skuad terbaik di kualifikasi.
Strategi ini bukan kali pertama digunakan. Pada FIFA Matchday September 2023, pelatih Timnas senior saat itu, Shin Tae-yong, juga tidak memanggil beberapa pemain pilar seperti Rizky Ridho, Pratama Arhan, hingga Elkan Baggott agar fokus bersama Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Hasilnya terbukti efektif. Dengan dukungan para pemain tersebut, Indonesia U-23 berhasil menjadi juara grup setelah menghancurkan Taiwan 9-0 dan mengalahkan Turkmenistan 2-0, sekaligus memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-23 2024.
Kini, strategi serupa kembali dijalankan oleh manajemen Timnas Indonesia demi target lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Langkah ini sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi skuad Garuda Muda dalam menjaga reputasi sebagai kekuatan baru di level Asia.



