Stabil di US$106 Ribu, Bitcoin Diuntungkan Situasi Global

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Harga Bitcoin menunjukkan ketahanan signifikan di tengah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan sentimen positif dari perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat. Hingga Rabu pagi (25/6/2025), harga Bitcoin tercatat stabil di kisaran US$ 106.075 per koin atau sekitar Rp 1,7 miliar, berdasarkan data Coinmarketcap pukul 06.11 WIB.

Kondisi pasar kripto yang mulai membaik terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Iran. Langkah diplomatik ini dinilai oleh pelaku pasar sebagai pemicu meredanya tekanan global, sehingga menghidupkan kembali minat investor terhadap aset digital, termasuk Bitcoin.

- Advertisement -

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global mengalami kenaikan sebesar 0,74% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$ 3,27 triliun. Bitcoin sendiri mencatat kenaikan tipis sebesar 0,02% selama periode yang sama, namun tetap bertahan sebagai kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia.

Selain faktor geopolitik, dorongan positif juga datang dari ranah legislatif Amerika Serikat. CNBC Internasional melaporkan bahwa sejumlah senator Partai Republik mengajukan rancangan undang-undang (RUU) besar mengenai regulasi aset digital. RUU tersebut bertujuan memberikan kejelasan hukum terkait status aset kripto, apakah diklasifikasikan sebagai komoditas atau sekuritas.

RUU ini juga mengusulkan agar bursa kripto dapat mendaftar langsung ke Commodity Futures Trading Commission (CFTC), dan sekaligus membatasi peran Securities and Exchange Commission (SEC) dalam pengawasan aset digital. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperlonggar regulasi yang selama ini dianggap menghambat pertumbuhan ekosistem kripto di Negeri Paman Sam.

- Advertisement -

Sementara itu, tidak semua mata uang kripto utama mencatat penguatan. Ethereum (ETH), aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, justru mengalami penurunan tipis sebesar 0,08% menjadi US$ 2.442 per koin. Demikian pula dengan Binance Coin (BNB) yang turun 0,13% menjadi US$ 643,4 per koin.

Meski demikian, analis menilai kondisi pasar saat ini cukup stabil dibandingkan periode sebelumnya yang dipenuhi volatilitas ekstrem. Kombinasi antara meredanya risiko geopolitik dan adanya kejelasan arah kebijakan kripto di AS dianggap mampu menopang harga Bitcoin dan menjaga optimisme investor dalam jangka pendek.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Hari Kartini, Megawati Tekankan Peran Strategis Perempuan

JCCNetwork.id- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa perempuan Indonesia memegang peran strategis dalam membangun peradaban bangsa. Penegasan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER