Rumor Thom Haye ke Persija Makin Kencang

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Rumor kepindahan Thom Haye ke Persija Jakarta akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Presiden klub, Mohamad Prapanca.

Gelandang Timnas Indonesia itu belakangan ramai dikaitkan dengan Macan Kemayoran untuk mengarungi Liga 1 musim 2025/2026. Namun Prapanca menegaskan, keputusan rekrutmen pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala, Mauricio Souza.

- Advertisement -

“Terkait isu Thom Haye, saya tahu. Tapi balik lagi, banyak pemain naturalisasi yang ingin main di Persija. Soal rekrutan, semua keputusan ada di pelatih,” ujar Prapanca dalam keterangan di akun Instagram @infobolaindonesia01, Kamis 12 Juni.

Lebih lanjut, Prapanca mengaku dirinya hanya berperan dalam urusan administratif dan keuangan. Ia belum bisa memastikan apakah Thom Haye masuk dalam rencana musim depan.

“Apakah Thom Haye akan masuk dalam daftar skuad, saya belum tahu. Tapi pelatih sudah bicara bahwa ada dua pemain lokal yang langsung dinegosiasikan.”

- Advertisement -

Kedua pemain lokal yang dimaksud juga belum diungkap identitasnya. Salah satu di antaranya, bahkan baru dikirimi draft term sheet kontrak oleh manajemen.

Prapanca menyebut, Souza menegaskan bahwa pemilihan pemain merupakan kunci untuk meraih gelar juara musim depan.

Sebagai informasi, Mauricio Souza resmi ditunjuk sebagai pelatih Persija pada 27 Mei 2025. Mantan arsitek Madura United itu kembali ke Liga 1 setelah sempat melatih klub Brasil di kasta ketiga. Kehadirannya diharapkan membawa perubahan signifikan bagi tim ibu kota.

Sementara itu, rumor Thom Haye terus menjadi sorotan di kalangan suporter. Dengan performa solidnya bersama Timnas Indonesia, Haye dinilai layak mengisi lini tengah Persija demi ambisi kembali ke papan atas Liga 1.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

PSG Tekuk Bayern 5-4, Semifinal Pecahkan Rekor

JCCNetwork.id-Paris Saint-Germain membuka peluang ke final Liga Champions setelah menundukkan Bayern Munchen 5-4 pada leg pertama semifinal di Parc des Princes, Paris, Rabu (29/4/2026)...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER