Pengeran Norman: Waspada Hoaks dan Provokasi, Keamanan dan Persatuan Banten Jauh Lebih Penting

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Banten kembali diguncang oleh penyebaran berita hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat. Kali ini, informasi hoax yang beredar menyebutkan adanya penghancuran Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadus Solihin dan penangkapan paksa para santri di Padarincang, Kabupaten Serang. Faktanya? Itu tidak benar.

Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara, Kanjeng Pangeran Norman, dengan tegas membantah kabar tersebut. “Ini murni hoaks! Tidak ada penghancuran ponpes maupun penangkapan paksa. Berita ini sengaja dibuat untuk menciptakan keresahan dan memecah belah masyarakat,” ujar Pangeran Norman kepada awak media, Kamis (13/4/2025).

- Advertisement -

Faktanya, situasi di Ponpes Riyadus Solihin tetap kondusif dan tidak mengalami kerusakan seperti yang dinarasikan dalam hoax tersebut. Lokasi ponpes yang sebenarnya berada di Kampung Anyar, Desa Cipayung, dalam kondisi baik dan aman. Tidak ada tindakan perusakan.

Penyebaran informasi menyesatkan seperti ini tidak boleh dibiarkan. Jangan sampai kita menjadi korban propaganda yang sengaja disebarkan untuk menciptakan konflik. Masyarakat harus lebih cerdas, selalu cek kebenaran informasi sebelum percaya dan menyebarkan!

“Mari bersama-sama menjaga ketenangan, persatuan, dan keamanan di Banten. Jangan mudah terprovokasi! Verifikasi setiap informasi! Bersama kita lawan hoaks,” tutup Pangeran Norman.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pertemuan Tertutup Gibran dan Perwakilan Mahasiswa, Bahas Apa?

JCCNetwork.id- Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menerima langsung perwakilan mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER