Produksi Beras Merosot, Harga Melonjak di Atas HET

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Jika tahun lalu surplus beras untuk periode Januari hingga September mencapai sekitar 2 juta ton, tahun ini angkanya hanya 1,22 juta ton.

“Surplusnya Januari sampai September itu ada 1,22 juta ton beras. Ini juga lebih rendah dibandingkan surplus serupa di periode yang sama di tahun lalu yang mencapai kira-kira 2 juta ton,” ungkap Khuroni.

- Advertisement -

Dengan situasi yang semakin memprihatinkan ini, Khudori menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam bekerjasama dengan Bulog untuk memastikan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui operasi pasar Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Ia menyarankan agar pemerintah daerah segera menginstruksikan Bulog untuk melakukan operasi pasar besar-besaran jika harga pangan, khususnya beras, melonjak melebihi HET.

Tindakan ini diharapkan dapat menekan kenaikan harga yang tidak terkendali dan mencegah terjadinya krisis pangan yang lebih parah.

- Advertisement -

Di tengah kekhawatiran masyarakat akan kenaikan harga beras yang berkelanjutan, perhatian dan tindakan cepat dari pihak terkait sangat dibutuhkan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bulog diharapkan mampu meredam gejolak harga beras dan menjaga kestabilan harga di pasar.

Sehingga, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka tanpa harus terbebani oleh harga yang melambung tinggi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Periksa Sejumlah Pihak Terkait Tabrakan Kereta Bekasi

JCCNetwork.id- Penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami kasus tabrakan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur dengan memeriksa sejumlah pihak terkait. Pemeriksaan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER