Terkuak WNA Kegep Jadi PSK Online

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Enam orang asing yang terlibat dalam kasus prostitusi daring di Jakarta Barat berisiko untuk diusir dari Indonesia oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI setempat. Salah satunya adalah seorang pria dengan inisial FDN yang berperan sebagai muncikari, sedangkan lima perempuan lainnya, dengan inisial RTFN (34 tahun), MTF (23 tahun), PTP (22 tahun), NTT (18 tahun), dan FI (33 tahun), terlibat sebagai pekerja seks komersial.

“Pada Senin (8/7/2024), petugas menerima laporan masyarakat terkait adanya kegiatan prostitusi online yang dilakukan oleh warga negara asing di wilayah Jakarta Barat,” ucap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Nur Raisha Pujiastuti dalam jumpa pers di Jakarta.

- Advertisement -

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Nur Raisha Pujiastuti, menyampaikan bahwa petugas menerima laporan dari masyarakat pada Senin (8/7/2024) mengenai kegiatan prostitusi online yang melibatkan WNA di daerah tersebut. Setelah melakukan pendalaman dan pengumpulan informasi, petugas intelijen keimigrasian menyamar sebagai calon pelanggan melalui aplikasi media sosial Michat, berkomunikasi dengan FDN, seorang pria asal Vietnam yang bertugas sebagai muncikari.

“Petugas mendapati informasi-informasi yang didapatkan dengan melakukan penyamaran sebagai calon pelanggan melalui media sosial Michat (aplikasi hijau) dengan berkomunikasi dengan seorang laki-laki warga negara Vietnam dengan inisial FDN yang bertugas sebagai muncikari,” kata Nur.

Operasi dilanjutkan dengan pertemuan di sebuah hotel di Jakarta pada malam hari, di mana FDN hadir bersama lima wanita asing yang menjadi bagian dari praktik prostitusi yang dijalankannya. Setelah berhasil mengumpulkan bukti yang cukup, petugas menangkap keenam pelaku tersebut.

- Advertisement -

“FDN ini datang ke hotel bersama lima wanita warga negara asing serta membawa wanita tersebut,” tambahnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Andika Dwi Prasetya, menegaskan bahwa penangkapan ini dilakukan karena penyalahgunaan izin tinggal mereka dengan melakukan prostitusi online. Bersama keenam pelaku, ditemukan barang bukti berupa lima paspor Vietnam, satu paspor Tiongkok, 16 alat kontrasepsi, satu pelumas, uang tunai sebesar Rp50 juta, serta telepon genggam milik FDN.

“Mendapatkan cukup bukti, petugas lalu mengamankan saudara FDN dan lima wanita yang dibawa,” jelasnya.

“Bersama lima orang tersebut, juga didapati barang bukti berupa lima buah paspor kebangsaan Vietnam dan satu buah paspor kebangsaan Tiongkok,” jelas Andika.

Andika menambahkan bahwa jika terbukti melanggar Undang-undang Keimigrasian, keenam WNA ini akan dikenai sanksi administratif dan dideportasi dari Indonesia.

“Pastinya sanksi administratif imigrasi diberlakukan ke WNA yang melanggar penyalahgunaan izin tinggal ini sampai dideportasi,” ucap Andika.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Persib Ukir Sejarah Usai Kalahkan Melbourne Victory

JCCNetwork.id- Persib Bandung mencatatkan pencapaian bersejarah di kompetisi sepak bola Asia setelah berhasil menundukkan klub Australia, Melbourne Victory FC, dengan skor 2-1 pada pertandingan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Flashback Pidato Prabowo, Singgung Pertandingan Jenderal, Kini Muncul Dugaan Penyadapan Presiden
10:13
Video thumbnail
Detik Detik Jokowi Buka Semua Ijazah di Hadapan Roy Suryo Cs #shorts #trending
00:51

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER