Ujian Berat Rupiah Anjlok

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang sempat menyentuh angka Rp16.431 telah menjadi topik hangat di kalangan ekonom dan pelaku pasar. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh kekecewaan pasar terhadap dinamika perekonomian global dan kebijakan suku bunga yang diterapkan oleh Federal Reserve.

Sri Mulyani menyatakan bahwa peningkatan suku bunga yang dilakukan oleh Federal Reserve tidak sesuai dengan harapan pasar keuangan. Ia juga menekankan bahwa fluktuasi signifikan ini bukan hanya masalah domestik, tetapi juga mencerminkan tren yang dialami oleh banyak negara berkembang lainnya.

- Advertisement -

Sementara Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, memberikan pandangannya tentang bagaimana pelemahan rupiah dapat mempengaruhi anggaran pemerintah. Ia menyatakan bahwa depresiasi rupiah yang berkepanjangan berpotensi menyebabkan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) membengkak.

Ia juga mengkhawatirkan kemungkinan kenaikan harga BBM bersubsidi jika situasi ini terus berlanjut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

HET Minyakita Tetap Rp15.700, Distribusi Diperkuat

JCCNetwork.id- Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita yang saat ini ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Kebijakan tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER